Wednesday, November 16, 2011

hitsuke.blogspot.com

Mitos dan Fakta Tentang "CINTA"

Berbagai mitos tentang cinta telah beredar selama berabad-abad. Namun tak semua mitos tersebut benar. Berikut beberapa mitos yang ada serta faktanya.
  • Mitos : Cinta saja sudah cukup sebagai dasar berhubungan 
  • Fakta : Dalam memilih pasangan, banyak orang yang mengedepankan perasaan cinta yang menggebu-gebu. Hal itu tidak salah, namun saat ingin menjalin hubungan yang lebih serius misalnya pernikahan, sekadar perasaan cinta yang menggebu saja tidak cukup. Layaknya tanaman, cinta pun membutuhkan nutrisi untuk menjaganya tetap hidup. Kepercayaan, toleransi, intimasi serta komitmen adalah nutrisi utama bagi perasaan cinta. Jika Anda hanya merasakan cinta, tanpa diikuti oleh nutrisinya, maka dapat dipastikan, perasaan itu tak akan bertahan lama.
  • Mitos : Cinta tak perlu dipelajari
  • Fakta : Cinta juga perlu dipelajari. Jika Anda menganggap cinta saja sudah cukup, maka secara otomatis Anda dan pasangan tak akan pernah belajar untukberkomunikasi dan menyelesaikan masalah. padahal, sebesar apapun cinta Anda, kerikil dalam hubungan tak akan bisa dihindari. Namun ketika badai dahsyat yang menguji cinta Anda bisa dilewati, maka ikatan Anda dan pasangan makin kuat. Oleh karena itu, jangan jadikan perasaan cinta Anda alasan untuk berhenti belajar dan mengenal pasangan lebih dalam.
  • Mitos : Pasangan tak akan berubah sampai kapanpun
  • Fakta : Setiap orang akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Dulu si dia sering menulis puisi bagi Anda, namun kini, SMS romantis pun tak pernah ada. Anda tak bisa menahan perubahan tersebut. Yang bisa Anda lakukan adalah menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada maka Anda akan berbahagia. Lagipula, apakah cinta si dia hanya bisa dibuktikan lewat puisi-puisinya saja?
  • Mitos : Pasangan sempurna akan membuat Anda bahagia
  • Fakta : Tak ada seorangpun yang sempurna. Seperti kata pepatah, jangan menghabiskan waktu Anda untuk mencari orang yang sempurna. Tapi carilah seseorang yang bisa menyempurnakan kehidupan Anda. Si dia mungkin tak seganteng Brad Pitt, tak sekaya Donald Trump dan rambutnya tak setebal Sharuk Khan. Tapi kesabarannya dapat membuat hati Anda tenang setiap saat. Itulah pasangan yang 'sempurna'.
  • Mitos : Pernikahan adalah prestasi
  • Fakta : Jangan pernah terganggu dengan status sahabat yang sudah menikah. Menikah bukan prestasi. Memiliki suami bukan berarti Anda memiliki kelebihan dari wanita lain. Ketimbang putus asa karena status single, lebih baik buka pikiran Anda menjadi lebih positif. Aura dan emosi positif justru akan membuat Anda semakin menarik. Dan jika saatnya tepat, seorang 'pangeran' akan datang dan meminang Anda.
Selamat berbahagia.

Sunday, November 6, 2011

hitsuke.blogspot.com

Being a Parent

Banyak dari kita yang mengaku sudah siap menikah dengan berbagai alasan, mulai dari karena sudah bekerja sehingga menganggap diri siap untuk menikah, sampai yang emang mengaku siap menikah karena emang udah keburu umur (^_^) dan ada juga karena emang pengen banget menikah sehingga dia yakin udah siap nikah....

ehmmm kenapa kali ini kita ngomongin nikah ya?
Semua berawal dari pembicaraan dengan beberapa orang teman dan beberapa orang "mantan penggemar" yang akhirnya memilih orang lain untuk menikah karena setiap kali di tanya diriku selalu menjawab "belum siap" (^_^) PeDe. 

Seperti biasa sebagai konselator  yang baik hati dan tidak sombong juga rajin menabung yang selalu menjadi curahan hati para pasien cinta (halah_) diriku selalu dimintai tolong dan salah satunya adalah dimintai tolong menjadi MC. - tau dunk jadi mc, itu lho disuatu acara yang jadi bawa acara- bukan, bukan MC itu tapi MC sebagai Mak Comblang. Nah si pasien ini mempercayakan urusan percintaannya ditangan dokternya ini. Akhirnya beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan tanggung jawab yang selalu si pasien lontarkan tiap kali curhat pun terlontarkan.... tapi setelah beberapa kali dialog ternyata yang ada malah kesel, soalnya tu pasien bukannya terlihat kesiapannya malah keliatan ga jelasnya.... ps : buat yang ngerasa jadi objek maaf ya.... ^_^

Nah itulah kesiapan untuk menikah bukanlah sebuah pengakuan semata namun terlihat dari sebuah sikap dan penerimaan terhadap calon pasangan dan ini yang tidak dimiliki oleh banyak pihak. Sering kali terdengar kalimat, "kalo dengan yang itu ga mau ah" atau "amun dengan yang itu ulun hakun ae ka ae" tapi tidak sedikit juga yang siap menikah sehingga dengan yang mana pun asal bukan kakinya empat, tetap setuju.

Namun tidak sedikit juga kesiapan menikah dengan berbagai alasannya -mulai dari terlanjur cinta, kelamaan pacaran, dikejar umur, udah mapan, ingin tinggal serumah dengan orang yang dicintai, dlll- tidak dibarengi dengan kesiapan menjadi orang tua.

Menjadi orang tua, berbeda dengan menjadi pasangan (baca: suami-istri). Menjadi orang tua tidak sekedar siap secara materi dan fisik tapi juga secara ilmu. Karena tidaklah gampang menjadi orang tua, disaat orang tertidur lelap kita harus bangun untuk menyusui, ganti popok bahkan nemenin main. Disaat orang lain mengejar karir kita harus berbagi karena sikecil sakit, dan harus ekstra mendidik dan memberi contoh --nah ga bisa lagi tu ngomong sembarangan, dan bersikap sembarangan, langsung ditiru. Hal seperti inilah yang harus diperhitungkan oleh banyak orang yang memutuskan being a parent.

Mendidik anak tidak lah semudah akad nikah yang selesai dalam waktu 15 menit, bahkan 15 tahun pun bukan waktu yang cukup sehingga membuat kita menjadi ahli, anak memerlukan lebih dari sekedar biaya dan perawatan yang tinggi, tapi juga pengorbanan yang tinggi. Kita tidak lagi bisa egois, sebelumnya pulang kerja tanpa ganti baju langsung berbaring sepatu, tas diletakkan disembarang tempat, tidur sampai siang, mandi malas-malasan, sholat diakhir waktu, trus anak dititip sama pengasuh (mulai dari pengasuh beneran sampe pengasuh berupa kakek/nenek) belum lagi urusan makannya --diserahkan pada hal instan... wah dijamin dah tuw anak ga jauh sama prilaku ortunya. Meski sepele justru hal seperti ini yang banyak dilalaikan oleh para pasangan. --kebayang ga gimana generasi mendatang--

Mendidik anak dalam islam adalah hal besar yang bagi pelaksanannya diganjar dengan pahala yang besar. kenapa? karena anak adalah generasi yang akan meneruskan kejayaan atau juga kehancuran suatu kaum hadist rasul "anak dilahirkan dalam keadaan fitri/suci, orang tualah yang menjadikan nya nasrani, yahudi atau majusi". Itu artinya orang tualah yang akan bertanggung jawab pertama kali terhadap pembentukan si anak. Jadi jangan heran kalo ntar di akhirat banyak orang tua yang terganjal karena anak, dan banyak juga -ingat diakhirat ntar orangnya ada banyak- yang tertolong karena anak.

soooooo.... pertanyaan berikutnya adalah, sudahkah kita siap menjadi orang tua? bukan sekedar menjadi pasangan hidup yang menyenangkan bagi pasangan kita? Bertanggung jawab terhadap pertumbuhan seorang anak/manusia dan bertanggung jawab terhadap keberlangsungan agama Allah? jawabnya silakan direnungkan sendiri......


Monday, July 4, 2011

hitsuke.blogspot.com

Ketika Aku Jatuh Cinta


Ketika Aku Jatuh Cinta . . . .. .
Cinta menyuruhku mengutarakan isi hatiku padanya..
Cinta berkata; "Ungkapkan padanya, jika tidak, kau akan kehilangannya"
Tidakkah engkau berfikir jika dia memiliki rasa yang sama, engkau akan bahagia jika melewatkan hari-harimu bersamanya???
 
Ketika Aku Jatuh Cinta . . .
Cinta menyiksa hatiku dengan selalu merindukannya..
Mimpi dan terjaga selalu ada bayangnya..
angan dan harapku selalu ada namanya..

Ketika Aku Jatuh Cinta . . .
Cinta menyuruhku menjalin asmara dengannya
Mengukir kisah kasih sebagai ungkapan rasa yang hadir di dada
Tidak perduli apa kata dunia..
Tidak perduli pada siapa- siapa, karena dunia bagai milik berdua

Namun......
Aku punya agama,
Aku punya Tuhan,
Allah membuat aturan…
Allah adalah Tuhanku ,jadi cinta itu bukan Tuhan..
Kenapa aku harus menuruti semua kehendak cinta???

Ketika Cinta menyuruhku mengungkapakannya sekarang, 
Allah menyuruhku menghalalkan dengan pernikahan sebagai konsekuensi dari pilihanku tersebut, 
sudah mampukah aku menanggung konsekuensi dari keputusanku mengungkapkan rasaku dengan menikah dengannya???

Jika jawabanku BELUM, bukankah Rasulullah S.A.W bersabda: ”Wahai para pemuda, barang siapa diantara kamu telah mampu, maka menikahlah, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa belum mampu maka berpuasalah, sebab ia akan dapat mengendalikanmu"
Rasulullah menyuruhku berpuasa bukan menjalin ikatan mesra. (Pacaran,red)

Ketika cinta menyuruhku menjalin asmara dengannya,
Allah menyuruhku menjauhi zina,
Lalu haruskah aku menuruti kehendak cinta sedangkan Allah dan Rasulullah menyuruhku menjauhinya???

Bukankah jodoh adalah Allah yang mengaturnya. Tak kan pernah tertukar atau kehabisan stok??? Lalu, kenapa aku harus menumpuk dosa yang sudah banyak itu menjadi semakin banyak hanya karena takut kehilangannya?? hanya karena nafsu dan egoku yang ingin memilikinya???

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” Al- Baqarah:216.

Benarkah yang menyuruh kita bertindak tergesa-gesa adalah Cinta??
Benarkah yang menyuruh kita melanggar semua Larangan-Nya adalah Cinta???
Terkadang kta tidak mampu membedakan mana bisikkan Cinta dan mana Bisikan Nafsu.

Carilah jodoh sesuai petunjuk Rasulullah dan percayalah pada Takdir Allah. Takdir mempunyai beberapa bagian, pertama ialah takdir di dalam ilmu Allah yang azali. artinya Allah telah mengetahui segala-galanya sebelum ia benar-benar terjadi. Takdir di dalam bentuk ini tidak bisa dan tidak mungkin berubah secara mutlak. Jika ia berubah berarti ia telah merubah kesempurnaan Allah ciptakan, seperti merubah bentuk anggota tubuh kita dengan operasi plastk,dan hal ini adalah jelas tidak di benarkan di sisi Allah. Allah berfirman: “Keputusan di sisiKu tidak akan berubah dan Aku sekali-kali tidak menzalimi hamba-hambaKu.” (Surah Qaaf ayat 29). Takdir ini dikenali sebagai qada mubram atau ‘takdir yang pasti’ dan mengingkarinya akan menyebabkan seseorang menjadi kafir menurut penjelasan ulama. Takdir yang kedua ialah takdir yang tertulis di Lauh Mahfuz dan ia dikenali juga sebagai takdir mu’allaq. Mengikut K.H. Sirajuddin Abbas di dalam buku 40 Masalah Agama, takdir ini bisa berubah dari masa ke semasa, sebagai contoh, jika seseorang telah ditakdirkan hidup hingga ke usia 60 tahun, dan beliau sering menghubungkan tali persaudaraan dengan manusia, Allah mungkin menambah umurnya melebihi 60 tahun. Atau jika seseorang telah ditulis berjodoh dengan seseorang yang buruk agamanya,namun dia berusaha memperbaiki diri dan berdo'a memperoleh jodoh yang baik, jodohnya masih bisa berubah dari do'a dan usahanya.“Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki dan di sisi-Nya terdapat Ummul Kitab.” (Surah Ar-Ra’d ayat 39)

Dalam masalah mencari jodoh, nabi sendiri menyuruh kita memilih pasangan yang benar. Oleh kerananya kita disuruh berusaha mencari jodoh berdasarkan landasan agama dan mintalah petunjuk Allah tentangnya. Allah tidak pernah mendzalimi manusia kita sendirilah yang mendzalimi diri kita sendiri. Imam Baijuri di dalam kitab Tuhfatul Murid Syarh Jauharatut Tauhid berkata: “Lauh Mahfuz, mengikut pendapat yang hak, menerima penghapusan dan penetapan.” Di antara perkara yang boleh mengubah ketetapan di Lauh Mahfuz ialah doa dan amalan yang baik, berdasarkan sabda Nabi s.a.w : “Tiada yang boleh menolak takdir selain doa dan tiada yang boleh memanjangkan umur kecuali perbuatan yang baik.” (H.R Tirmidzi)

Thursday, June 23, 2011

hitsuke.blogspot.com

Keajaiban Kristal Air

Kristal air secara alami terbentuk pada saat turunnya hujan salju, umumnya berbentuk segi lima atau enam dengan variasi bentuk pada masing-masing ujungnya. Yang mengherankan, formasi kristal air dapat berupa bentuk yang sangat rumit dan simetris.

Dr Masaru Emoto dari Jepang telah memulai penelitian terhadap kristal air ini dan mempublikasikan hasil penelitiannya yang sangat menarik pada dunia. Mulanya dia mengambil beberapa sampel air, antara lain air ledeng, air sungai dan air pegunungan kemudian membekukannya dan mulai memfoto kristal air yang terbentuk. Memfoto kristal air bukanlah hal yang mudah, karena begitu keluar dari pendingin, kristal akan segera meleleh. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kristal air dari tempat terlindung seperti danau, sungai dan mata air dapat membentuk kristal air yang sempurna, sementara air ledeng menghasilkan kristal yang pecah atau tidak sempurna. 

Yang lebih mengherankan lagi, bila air tersebut sebelum dikristalkan dipapar dengan kata-kata seperti “danke” (Jerman), “thank you” (Inggris), “terimakasih” (Indonesia) maka akan membentuk kristal yang berbeda namun memiliki keindahan yang serupa. Sementara bila dipapar kata “I hate you” maka kristal air tidak akan terbentuk atau rusak. Hal ini sangat menarik karena air merespon secara langsung suara kita demikian pula bila dipapar musik klasik akan lebih indah hasilnya dari musik heavy metal. Untuk lebih jelasnya bisa membaca buku The Message from Water by Masaru Emoto.

Berikut beberapa cuplikan gambarnya : 

 
‘Love and appreciation’

 
‘Thank you’

 
Mother Teresa

 
You make me sick, I will kill you’

dipaparkan pada musik heavy metal

 
Polluted water – Yodo River, Japan

 
Mt Cook Glacier, New Zealand

 
Fountain in Lourdes, France

Tuesday, June 14, 2011

hitsuke.blogspot.com

Wanita dan Air Mata


السلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Kenapa perasaan seorang wanita sangat peka …???
Allah menciptakannya dengan 9 perasaan dan 1 akal dia selalu mengutamakan perasaannya ketika ia hadapi sebuah permasalahan. Tak heran ketika perasaannya sedang galau air matanya pun tertumpah..bukan karena ia cenggeng tapi dengan air mata itulah ia meluapkan segala rasa yang ada didadanya beban kehidupannya dan permasalahan yang dihadapinya.

Kenapa Allah menciptakan wanita begitu utama…???
Ia(wanita) berikan sebuah bahu yang begitu kokoh menahan beban dunia dan isinya dan ia jadikan bahu itu begitu nyaman n menenangkan ketika ia harus menopang kepala bayi yang sedang tertidur. Allah ciptakan wanita dengan kekuatan tuk bertahan ketika yang lain menyerah dan putus asa pada keadaan karena ia yakin akan sebuah harapan. Diciptakannya ia begitu sabar hadapi cercaan dari bayi yang dilahirkannya dari rahim. Allah berikan ia kesabaran tuk selalu memberikan perhatian n kasih sayang pada keluargannya walau dirinya letih ia tetap berjuang tanpa kenal lelah n kadang menahan sakit namun ia tak pernah berkeluh kesah.

Cinta yang diberikan bagi putra putrinya tak terbatas ia hanya tulus memberi dan tak pernah mengharap kembali.. walau kadang ia tersakiti dan dicaci maki namun setiap saat n keadaannya ia begitu bearti tak pernah sakit hati walau hatinya sering kali dilukai. Diberikannya selalu kehangatan pada buah hati dengan belaian lembutnya ia menidurkannya.

Ia sebagai penyemangat dan kekuatan tuk membimbing suami ketika masa sulit yang dihadapinya bukankah wanita dicipta dari tulang rusuk laki laki. Bukankah tugas sebuah tulang rusuk adalah tuk melindungi jantung dan hati agar ia selalu aman dan tak terkoyak.


✿Satu kekhususan yang Allah berikan pada wanita… AIR MATA … karena dengan air mata wanita bisa menumpahkan perasaannya kapanpun ia membutuhkannya… bukan sebuah kelemahan disana ketika wanita menangis tapi air mata itu adalah sebuah air mata kehidupan. Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia". ((Al-Hadith). Oleh karena itulah wahai ikhwan jadikan jangan kau siakan wanita.. ingatlah kau juga dilahirkan dari rahim ibumu yang juga seorang wanita… jika kau melukai hati wanita itu sama halnya kau lukai hati ibumu. 

Jadi, lelaki dan wanita ada kelebihan dan kekurangan. Itulah sebab kita di jadikan supaya dapat melengkapi antara satu sama lain.Segala amalan yg kita lakukan tetap akan di balas walau sebesar zarah...