Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts

Sunday, May 29, 2016

hitsuke.blogspot.com

Surat Cinta Untuk Masa Laluku

Untukmu dimanapun sekarang berada. Aku tak tahu kenapa kamu tiba-tiba hadir dibenakku. Dan seperti biasa, kehadiranmu selalu membuatku menangis. Taukah kamu, bahwa sesungguhnya kamu adalah halaman buku paling menarik seperti halaman buku Tere Liye, Dee Lestari atau Andrea Hirata yang selalu ingin aku kunjungi, ku baca, ku resapi lalu berulang-ulang berhasil mendoktrin pikiranku. 
 
Sejenak aku tercekat, seperti apakah posisiku dihatimu sekarang dan saat itu? Sebagai kekasih kah? Sebagai Adikkah? Sebagai Kakakkah atau sebagai RIP (Rest In Peace) 
 
Apapun itu, terima kasih telah bersedia hadir dalam hidupku, mengisi dan mewarnai hariku yang sempat kelabu. Meskipun ketika bersamamu tak bisa ku pungkiri hanya air mata yang akhirnya menghiasi. Kamu bahkan tak kan pernah tau betapa kamulah yang telah menghancurkan semua prinsip dan egoku.
 
Aku mungkin aku terlalu berlebihan dengan satu kisah yang pernah kita ukir. Sudah ku coba untuk mengikhlaskan dan melupakan mu. Dengan tingkat kesibukan yang telah aku jalani selama 4 tahun ini hampir berhasil menjauhkanmu tapi tidak berhasil melupakanmu Karena, berbagai pesona yang mencoba menarik perhatianku belum ada yang bisa menandingimu. 
 
Terkadang terlintas engkau tiba-tiba datang meskipun hujan badai di luar sana hanya untuk mengusap air mataku. Tapi aku tahu itu tak mungkin. Itu hanya terjadi dalam senetron romantis. This is Realita. 
 
Terima kasih telah menjauhiku, karena, dengan begitu, aku tau ada titik dimana kita pernah merasa dekat. Sangat dekat Walau itu. Dulu....... 
 
Jika kamu (mungkin) masih sempat, peduli atau bahkan sempat membaca postingan ini (Hey, dalam tahap ini, aku bukan sedang mengiba atau berusaha membuat hati mu gerimis. Bukan itu) Kenang aku sebagai seorang.... sebut saja sebagai masa lalu. Sebut saja sebagai wanita yang pernah kau ambil hati nya penuh-penuh, namun pada akhir nya, kau kembalikan lagi separuhnya saja. Hati ku masih belum kau kembalikan penuh-penuh. Dan separuh hati ini selalu berhasil memaksaku untuk menuliskan kata-kata bodoh ini untuk mu, separuh hati ini selalu berhasil membuat ku menitikkan sedikit saja air mata, jika kamu mulai berkelebatan lagi di pikiran ku.....Sedikit saja. 
 
Jika kini, di setiap bangun dan tidurmu aku yakin bukan lagi aku yang mampir di pikiranmu (mungkin dulu pun bukan aku) sangat tidak apa-apa. Tapi, Jangan pernah salahkan aku, Jika malam-malam dan lelapku, aku masih di hampiri mimpi yang sama. Mimpi tentang kisah kita berdua, bergulir, seperti nyata walau sebenarnya itu hanya berserakan di masa lalu yang kini susah payah aku ubah. Dan disana, aku selalu bertanya-tanya "Sampai kapan, hey Kamu?" 
 
Segala yang hilang, akan diganti dengan yang lebih baik.. Dan, Kamu sudah sampai pada titik itu. Tak apa jika kerabat, sahabat dan rekan mu menjadikan ku sebagai perbandingan. Bukankah sifat kita -manusia- adalah selalu membandingkan? Tak apa jika pada akhirnya bukan aku yang akan bergabung dalam silsilah dan foto keluargamu. Bukan kah itu bagian dari takdir? Dan skenario Tuhan yang selalu kita percayai hingga kini, adalah skenario yang terbaik? 
 
Lagi-lagi pertanyaan bodoh yang ingin aku lontarkan. Mengapa kita mesti bertemu jika pada akhirnya kita tidaklah satu? Orang-orang disana selalu menjawab : "karena, kita harus bertemu orang yang tidak tepat, sebelum akhirnya bertemu orang yang tepat" . Jadi, baiklah. Setidaknya bisa kusimpulkan aku bukanlah orang yang tepat. Aku adalah persinggahan sementaramumu. Aku adalah ujian. Aku adalah masa lalu. 
 
Ketika kamu dan dia sedang berbahagia merencanakan piknik keluarga, aku masih sibuk sendiri. Sibuk akan masa lalu yang belum selesai. Hey, aku tidak menyalahkanmu.. Ini bukan pilihanku tapi ini takdirku. Namun, aku berjanji tidak akan lama lagi. Karena, aku percaya.. Tuhan sudah menyediakan pula Jodoh ku. Jodoh. Bukan pengganti mu. Yang akan mendekapku lama-lama. Hingga aku lupa. Hingga aku amnesia. Luka itu apa? Dunia kita tak lagi sama, mimpi kita sudah berbeda. 
 
Sebagai apapun aku dihatimu, terima kasih sudah mau peduli. Bahagia untuk mu. Selalu. 
 
*Inspirated Song Ratusan Purnama - Melly Goeslow dan Marthino Lio Ost AADC 2

Saturday, May 7, 2016

hitsuke.blogspot.com

Wanita Introvert Tidak Menyukai Sesuatu Yang Frontal

Berbicara mengenai Wanita, memang banyak sekali tipenya, tapi berdasar kepribadian hanya ada dua, introvert dan ekstrovert. Misterius, tertutup dan susah buat diajak hura-hura. Mungkin begitulah pandangan hampir kebanyakan orang ketika berhadapan dengan seorang introvert. Pria yang tak sengaja jatuh hati pada mereka jangan terlalu frontal dalam meng-eksplore keinginannya untuk mendekati wanita dengan tipe seperti ini karena akan membuat mereka menjauh dan illfeel

1.  Wanita introvert, tidak menyukai sesuatu yang Frontal. 
Wanita introvert lebih memilih mengenali calon pasangan dengan berteman lebih dahulu.  Jadi, lebih baik make it slow saja boys. Wanita introvert  kebanyakan tak pernah suka lelaki baru yang tiba-tiba datang dan mengutarakan maksudnya di depan. Mungkin cara itu berlaku bagi wanita ekstrovert, tapi wanita introvert  tak terbiasa blak-blakan dan sangat menghargai proses, dan pastikan semuanya berjalan serba pelan-pelan.  

Wanita introvert seringkali dikenal sebagai tipe yang sukar jatuh cinta, memang begitulah adanya. Walau ada sebagian yang mengaku mudah naksir atau menyukai lawan jenis, tapi jatuh cinta itu perihal berbeda. Tak ada batasan baginya perihal sampai kapan kalian menjalani tahapan ‘pertemanan’ dan kapan hubungan ini berlanjut ke jenjang yang lainnya. Ada yang hanya hitungan bulan, ada pula yang menahun. Bergantung kalian, secepat apa kalian membuatnya  merasa nyaman dan percaya.

Wanita introvert memang suka kalau diberi perhatian, apalagi secara penuh dan intensif, namun perhatian dan kepo berlebihan justru akan membuat risih. Alih-alih merasa diperhatikan, tapi malah membuat kami merasa diinterogasi. Misalnya nih di minggu-minggu pertama kamu whatsapp atau Line hanya dua kali sehari untuk menanyakan kabarnya. Di waktu selanjutnya intensitas berkirim pesan bisa ditambah, karena seorang introvert pada umumnya butuh waktu untuk membiasakan diri dengan kedatangan orang baru. Kamu juga yang harus membuat batasan terkait apa-apa saja yang boleh dan tidak untuk ditanyakan pada masa awal perkenalan.

2.  Kenali dari Hobi
Biar  introvert, tapi dijaman yang serba teknologi ini, mereka nggak gaptek kok. Saya mewakili satu dari sekian ratus Wanita introvert punya beberapa akun sosial media.  Jadi, kalau kamu beneran niat, jadilah stalker di media sosial kami para Wanita introvert. Dari situ bakal ketahuan kok apa yang kami sukai, Mulai dari musik, film favorit, sampai bacaan yang sering kami baca. Bisa kamu cari tahu dan sedikit menganalisis lewat postingan di akun medsos kami. Dengan cara ini setidaknya kamu punya bekal saat mau mengajak kami berkomunikasi?

3. Tunjukkan Keseriusan dan Pengorbanan
Tunjukkan kalau kalian serius tertarik, tapi jangan frontal alias blak-blakan. Misalnya lagi nih, baru sehari dua hari kenal eh langsung ngajak makan atau nonton berdua. Kan ngeri bro. Jangaaaan…. Ajak chat dulu, ketemu ya cuma jangan berdua. Kalau justru dia yang ajak temen atau keluarganya, kamu ya mau aja. Sebab, dengan mau berkenalan dengan kawan atau keluarga, kami bisa menganggapmu serius terhadap kami.

Jangan menyerah menghadapi Kami, karena disinilah level kesabaranmu akan diuji. Tunjukkan keseriusanmu dengan adanya konsistensi. Percayalah, lama-lama kami para wanita intovert akan sadar kok kalau kamu memang tak main-main dengan kami.  Satu hal lagi, wanita intovert juga akan luluh kalau kamu menunjukkan ‘pengorbanan’ tanpa adanya kesan menyombongkan tentunya. Dengan datang saat hari spesial kami misalnya, padahal ada jarak sekian ratus kilometer yang membentang. Atau rela mengantar kami karena menurutmu sudah terlampau malam untuk pulang sendirian. Sesekali sah-sah saja kok menawarkan bantuanmu untuk kami.

Proses lama itu relatif, bergantung kapan kami bisa percaya. Nah, percaya itu berasal dari kapan rasa nyaman sudah kami dapat. Ketika kami sudah berani bercerita apa saja kepadamu, dan setelahnya perasaan kami jadi lega, itu artinya kami percaya. Tenang, ketika kami bercerita, kamu nggak perlu kudu jadi mahluk solutif kok. Asal kamu bisa pegang rahasia, disitulah kami merasa aman dan terjaga. Tak hanya itu, kami juga akan melihat reaksimu ketika kami bercerita. Apa kamu saja yang menuntut kami terbuka, tapi tidak sebaliknya, atau bagaimana. Kalau kamu pun berangsur terbuka, berarti kan kita sama-sama percaya, dan itu artinya kami juga punya hati kepadamu. Kami siap untuk ke jenjang selanjutnya kok.

Sunday, July 15, 2012

hitsuke.blogspot.com

Melihat Sisi Lain Kehidupan

~✿ Mengapa Aku Di Lahirkan Di Keluarga Seperti Ini... ✿~


Jojo nama anak perempuan itu berumur sekitar 10 tahun dan bersekolah di sebuah sekolah elit di surabaya,karena memang orang tuanya cukup kaya seorang pedagang emas dan tingal di kawasan perumahan elit di kota Surabaya.Pertama megenalnya aku melihat ia adalah anak yang cerdas dan lincah dan sopan, namun terlihat kadang dalam keceriaan nya sorot mata kesedihan yang mendalam.

Suatu hari ayahnya yang merupahkan sahabatku bercerita ia sangat terpukul dan sedih karena secara tanpa sengaja mendengar jojo anaknya sedang berdoa; "ya Tuhan megapa engkau lahirkan aku di keluarga ini ? Hidupku hanya menjadi kehendak ibu dan bapakku ,mereka menilai aku hanya dari hasil ulanganku ,jadwal sekolah yang padat aku pulang mau main atau sekedar istrahat namun les piano,les matematika les bahasa ingris dan macam macam les harus kuikuti kata mereka biar besar nanti aku bisa jadi orang, sunguh ya Tuhan kulihat dan kudengar asiknya masa kecil dan gurauan dari temanku yang tak bisa kunikmati karena dirampas oleh kedua orang tuaku ,aku sekolah jam 7 dan pulang jam 11 malam setelah les les ku selesai, oh Tuhan kalau aku boleh meminta lahirkan lah aku ke keluarga lain."  Ayah nya bercerita padaku dengan berkaca kaca . 

Aku hanya bisa berkata : anakmu bukanlah anakmu yang sebenarnya, ia dititipkan oleh Tuhan untuk hidup dan menghiasi kehidupan di dunia ini dan sudah ada tugas Tuhan yang diemban olehnya, engkau hanya bisa mengarahkan ia sampai ia tau tugasnya di dunia ini, jangan kau paksa dia menjalankan tugas tugasmu yang belum engkau selesaikan pada masa muda mu, misal kamu gagal jadi dokkter dulu sekarang dengan kuasamu engkau ingin dia jadi dokter dengan segala tekanan dan tugas diluar kemanpuan fhisik dan otaknya maka engkau salah. Tugasmu hanya menbimbing dia sampai megerti cita dan tugasnya di dunia sesuai dengan kehendakNYA.

Salam buat jojo semoga engkau sangup menahan semua nya, dan suatu hari engkau akan menemukan tugasmu di dunia dan keindahan kehidupan akan menghiasi kehidupan mu. 

disadur dari : http://filsafat.kompasiana.com/2009/12/10/
oleh : Andy Dharma lahir: 17-10-1973, saat ini tinggal di Batam, berprofesi sebagai ahli therapis, juga mengajar THAI CHI I CHING dan MEDITASI

Tuesday, January 31, 2012

hitsuke.blogspot.com

Ketika Pengorbanan Orang Tua di Gadaikan Hanya Demi Kekasih

Banyak anak remaja sekarang yang akhlaknya sudah tidak bisa dikendalikan lagi.mereka selalu hidup berhura-hura demi kegengsian belaka. Yang paling parah dari kehidupan remaja zaman sekarang, katanya kalau ga punya pacar ga gaul.

Betapa miris lagi status mereka masih pelajar, tak jarang mereka membolos demi kekasihnya yang hanya sekedar untuk tongkrongan belaka dengan tanpa malu mereka memamerkan kemesraan dengan kekasihnya di khalayak umum tanpa merasa malu dengan seragam yang mereka pakai.

Padahal dirumah orang tua mereka mempunyai sejuta harapan setelah pulang sekolah nanti anaknya membawa segudang ilmu untuk bekal mencapai kesuksesan dikelak nanti dan beliau juga berharap anakny menjadi pandai dan sholeh.

Ya Allah, apa pantas harapan orang tua mereka digadaikan hanya untuk kekasihnya sampai mereka rela membolos sekolah. Asal mereka tahu, jika mereka melihat pengorbanan orang tua mereka demi anakny bisa bersekolah, mungkin mereka akan bersujud dan tiada hentinya berlinang air mata untuk memohon maaf atas perbuatan yang mereka lakukan.

Pengorbanan orang tua untuk anaknya tiada terkira.di sepertiga malam orang tua bermunajat kepada Allah, tidak lain dan tidak bukan hanya demi kebaikan anaknya.setelah fajar menjelang beliau mulai mencari nafkah terkadang hingga larut malam semua itu demi anaknya. Jika dirumah persediaan makanan sedikit, beliau rela tidak makan dan lebih memilih anaknya saja yang makan. Di dalam sholat 5 waktu beliau juga tidak hentinya mendoakan untuk anaknya. Ketika anaknya sakit beliau sangat cemas, khawatir dan sampai tidak bisa tidur karena memikirkan anaknya dan beliau juga tak henti-hentinya berusaha untuk memeriksakan anaknya meskipun uang tidak ada.

Mungkin kalau kita membicarakan tentang pengorbanan orang tua sampai kapanpun tak akan ada habisnya.dan camkan baik-baik semua yang ortu korbankan untuk kita itu karena demi masa depan kita.

Buat apa kita korbankan masa depan kita untuk kekasih yang tidak halal. Orang tua lebih penting yang harus paling utama kita bahagiakan.jangan sampai kita mengecewakannya hanya demi PACAR yang jelas ga ada masa depannya untuk kita.

Cinta orang tua tak terbatas untuk anaknya. Seburuk-buruk orang tua kita, Beliaulah yang melahirkan, membesarkan dan merawat kita dgn penuh kasih sayang. Ga ada org tua yang menginginkan kejelekan bagi anaknya, meskipun cara penyampaiannnya salah, bukan berarti beliau tidak sayang pada kita 
 
Jikalau boleh berkomentar atau sekedar share saja PACARAN itu menghabiskan waktu, menghabiskan uang, menghabiskan bensin, menghabiskan tenaga, barometer na ga syari'at,. Walau bertahun tahun pacaran, ga menjamin keutuhan pernikahan dan ga menjamin akan klop satu prinsip, ga menjamin semua na sesuai, dan buat yang masih seusia remaja atau ABG  Pacaran ga menjamin juga dia adalah suami/isteri kita. 

Sebelum kita menentukan imam tuk rumah tangga, selidikilah siapa lelaki itu dan tentu harus baik agamanya karena dia TIDAK AKAN membuat kita MENJADI ANAK DURHAKA tapi suami yang paham agamanya akan mendidik kita mnjadi istri yg solihah dan tetap mnjadi anak yg solihah ^^,"


Tuesday, December 20, 2011

hitsuke.blogspot.com

✿~ Antara TAKDIR dan PILIHAN ~✿

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya sekitar bulan Juli aku pernah berdebat dengan salah seorang teman mengenai "Jodoh". Dia bersikeras kalau jodoh itu ada pada pilihan kita sendiri. Saat itu aku hanya diam karena aku belum punya referensi yang kuat. Di samping itu aku juga masih mencibir ucapan seseorang yang mengatakan bahwa jodohku sekarang ada bersamaku. Lhah? aku saja tidak tahu masa dia tahu.

Untuk diriku di abaikan saja, sekarang kita kembali ke masalah perdebatanku dengan seorang teman. Sebagai konselator harus bisa menyampingkan urusan pribadi. (✿◠‿◠)

Ulasan di bawah ini mungkin bisa menjelaskan atau mungkin bisa menengahi antara argumen dia dengan argumenku. Tapi maaf, jika aku menyampaikannya dari sudut pandang agama, bukannya bermaksud SARA lho...

Pernahkah kita bertanya jodoh itu takdir yang sudah di gariskan ??? atau Pilihan??

Jika jodoh itu takdir, kenapa Rasulullah menyuruh kita memilih?
Namun jika jodoh itu pilihan, kenapa kita tidak dapat bersatu dengan orang yang kita pilih jika takdir tidak menggariskan??  Serumit itukah masalah jodoh jika terus di pertanyakan?? Katanya jodoh adalah seseorang yang sudah tertulis namanya di Lauh Mahfuz jauh sebelum kita di ciptakan yang akan di takdirkan menjadi pendamping hidup kita. Tapi ada juga yang bilang bahwa jodoh itu bisa berubah seiring perubahan yang terjadi pada akhlak kita.

Seperti halnya rizki yang sudah di tuliskan di Lauh Mahfuz sana, jodoh juga harus di usahakan dengan ikhtiar dan do'a ,di cari dengan jalan halal. Karena seperti halnya rizki yang harus kita cari dengan pekerjaan halal agar rizki yang kita dapat itu membawa keberkahan untuk hidup kita, begitu pula jodoh. Jika ingin beruntung dan bahagia.

sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama, martabat, harta dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR Bukhari dan Muslim).

Begitupun kita sebagai wanita, ketika kita hendak memenerima tau memilih calon suami. Kita pun harus melihat agamanya (ketaqwaannya), agar dia bisa membimbing kita dan menjadi imam yang baik. Lalu bagaimana dengan mereka yang bercerai?  Katanya itu berarti jodoh mereka telah habis.

Dari sini aku mulai berfikir, otakku berputar mencari jawaban. Karena semakin kita mempertanyakan rahasia Allah. Hanya kan membuat kita semakin bingung.

Kesimpulan itu adalah:
Kita tetap di wajibkan "MEMILIH"  karena Rasulullah menyuruh kita memilih kalau kita mau bahagia dan beruntung dengan kriteria utama yang baik agamanya tentunya. Masalah dia berjodoh atau tidak dengan kita biarkan takdir yang memainkan peranannya. Tugas kita hanya berdo'a memohon yang terbaik dan berusaha melakukan yang baik sesuai pesan Rasulullah.

Rasulullah telah memberi petunjuk dan nasihat memilih pasangan hidup kepada kita. Jika setelah tahu kita tetap memilih yang berlawanan karena mengedepankan nafsu dan ego saja. Itu berarti kita telah memilih sendiri jalan hidup kita yang berlawanan dengan apa yang sudah Rasulullah anjurkan. Jadi jangan salahkan takdir, jangan salahkan Allah jika kamu terjebak ke dalam jalan kerugian. Karena kamu sendiri yang memilih.

Bukankah Allah sudah memperingatkan, Rasulullah pun sudah berpesan. Kita sendiri yang menentukan pilihan, walaupun hasil akhirnya tetap ada di tangan Tuhan, apakah mempersatukan dengan orang pilihan kita meskipun kita salah jalan, atau justru menggagalkan. Jika Allah menyatukan jangan berbangga dan merasa benar dulu, belum tentu Allah meridhai pilihan kita tadi bukan? Karena Allah hanya akan meridhai yang baik-baik saja. Tapi karena kasih-Nya, Dia mengabulkan apa yang kita usahakan, Dia mengizinkan semua itu terjadi, namun aku yakin di balik kehendak-Nya tadi, Allah pasti berkata.. "Inikah maumu? Inikah yang membuatmu bahagia? Inikah yang kau pilih? maka Aku izinkan semua maumu ini terjadi.. Namun kau juga harus mempertanggung jawabkan semua ini di akhirat nanti"

Di dunia Allah masih menyayangi semua hamba-Nya. baik itu yang bertaqwa maupun yang durhaka... Semua mempunyai hak yang sama. Tapi di akhirat? Jangan harap. Allah hanya akan mencintai hamba-Nya yang bertaqwa di dunia bukan yang selalu mendurhakai-Nya.

Jangan selalu menyalahkan takdir, apalagi menyalahkan Allah. Karena pada dasarnya kita punya bagian besar dalam menentukan jalan hidup kita. Bukankah kita sendiri yang memilih menjadi orang baik atau menjadi orang jahat? menjadi orang Jujur atau pendusta? menjadi oarng bertaqwa atau durhaka?
Jadi sekarang mau pilih mana?
Pilihan Rasulullah? atau Pilihan nafsu kita?
Beruntung atau merugi?
Ta'aruf atau pacaran?
Menyerah pada nasib atau berusaha memperbaiki nasib?
Menyerah pada cinta atau menyerahkan cinta ada-Nya?

Jangan selalu menjadi manusia yang pandai menyalahkan orang lain atas hal buruk yang terjadi dalam hidup kita, apalagi sampai menyalahkan Allah. Kita semua di anugerahi akal untuk berfikir, untuk menimbang apa saja kemashlahatan dan kemudharatan yang akan kita tanggung ketika kita hendak memilih atau melangakah.

So.. Jodoh RAHASIA ALLAH. Kita sebagai hamba hanya bisa mengikuti petunjuk-petunjuk-Nya agar bisa mencapai puncak keberuntungan. Ikhtiar dan do'a janganlah lupa .. dan tetap menjadikan pesan Rasulullah sebagai kriteria utama memilih dan menerima calon pendamping kita. Karena kehidupan tidak akan berakhir hanya di dunia. Ada kehidupan setelah ini yang lebih abadi, dan apa yang kita kerjakan di dunia inilah iyang menjdi penentu kebahagiaan kita di akhirat kelak.
Wallahu'alam Bi Shawab.

Disadur dari tulisan : Ameera 'Afya' Nurjannah
Izinkan Aku Menikah Tanpa Pacaran

Wednesday, November 16, 2011

hitsuke.blogspot.com

Mitos dan Fakta Tentang "CINTA"

Berbagai mitos tentang cinta telah beredar selama berabad-abad. Namun tak semua mitos tersebut benar. Berikut beberapa mitos yang ada serta faktanya.
  • Mitos : Cinta saja sudah cukup sebagai dasar berhubungan 
  • Fakta : Dalam memilih pasangan, banyak orang yang mengedepankan perasaan cinta yang menggebu-gebu. Hal itu tidak salah, namun saat ingin menjalin hubungan yang lebih serius misalnya pernikahan, sekadar perasaan cinta yang menggebu saja tidak cukup. Layaknya tanaman, cinta pun membutuhkan nutrisi untuk menjaganya tetap hidup. Kepercayaan, toleransi, intimasi serta komitmen adalah nutrisi utama bagi perasaan cinta. Jika Anda hanya merasakan cinta, tanpa diikuti oleh nutrisinya, maka dapat dipastikan, perasaan itu tak akan bertahan lama.
  • Mitos : Cinta tak perlu dipelajari
  • Fakta : Cinta juga perlu dipelajari. Jika Anda menganggap cinta saja sudah cukup, maka secara otomatis Anda dan pasangan tak akan pernah belajar untukberkomunikasi dan menyelesaikan masalah. padahal, sebesar apapun cinta Anda, kerikil dalam hubungan tak akan bisa dihindari. Namun ketika badai dahsyat yang menguji cinta Anda bisa dilewati, maka ikatan Anda dan pasangan makin kuat. Oleh karena itu, jangan jadikan perasaan cinta Anda alasan untuk berhenti belajar dan mengenal pasangan lebih dalam.
  • Mitos : Pasangan tak akan berubah sampai kapanpun
  • Fakta : Setiap orang akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Dulu si dia sering menulis puisi bagi Anda, namun kini, SMS romantis pun tak pernah ada. Anda tak bisa menahan perubahan tersebut. Yang bisa Anda lakukan adalah menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada maka Anda akan berbahagia. Lagipula, apakah cinta si dia hanya bisa dibuktikan lewat puisi-puisinya saja?
  • Mitos : Pasangan sempurna akan membuat Anda bahagia
  • Fakta : Tak ada seorangpun yang sempurna. Seperti kata pepatah, jangan menghabiskan waktu Anda untuk mencari orang yang sempurna. Tapi carilah seseorang yang bisa menyempurnakan kehidupan Anda. Si dia mungkin tak seganteng Brad Pitt, tak sekaya Donald Trump dan rambutnya tak setebal Sharuk Khan. Tapi kesabarannya dapat membuat hati Anda tenang setiap saat. Itulah pasangan yang 'sempurna'.
  • Mitos : Pernikahan adalah prestasi
  • Fakta : Jangan pernah terganggu dengan status sahabat yang sudah menikah. Menikah bukan prestasi. Memiliki suami bukan berarti Anda memiliki kelebihan dari wanita lain. Ketimbang putus asa karena status single, lebih baik buka pikiran Anda menjadi lebih positif. Aura dan emosi positif justru akan membuat Anda semakin menarik. Dan jika saatnya tepat, seorang 'pangeran' akan datang dan meminang Anda.
Selamat berbahagia.

Sunday, November 6, 2011

hitsuke.blogspot.com

Being a Parent

Banyak dari kita yang mengaku sudah siap menikah dengan berbagai alasan, mulai dari karena sudah bekerja sehingga menganggap diri siap untuk menikah, sampai yang emang mengaku siap menikah karena emang udah keburu umur (^_^) dan ada juga karena emang pengen banget menikah sehingga dia yakin udah siap nikah....

ehmmm kenapa kali ini kita ngomongin nikah ya?
Semua berawal dari pembicaraan dengan beberapa orang teman dan beberapa orang "mantan penggemar" yang akhirnya memilih orang lain untuk menikah karena setiap kali di tanya diriku selalu menjawab "belum siap" (^_^) PeDe. 

Seperti biasa sebagai konselator  yang baik hati dan tidak sombong juga rajin menabung yang selalu menjadi curahan hati para pasien cinta (halah_) diriku selalu dimintai tolong dan salah satunya adalah dimintai tolong menjadi MC. - tau dunk jadi mc, itu lho disuatu acara yang jadi bawa acara- bukan, bukan MC itu tapi MC sebagai Mak Comblang. Nah si pasien ini mempercayakan urusan percintaannya ditangan dokternya ini. Akhirnya beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan tanggung jawab yang selalu si pasien lontarkan tiap kali curhat pun terlontarkan.... tapi setelah beberapa kali dialog ternyata yang ada malah kesel, soalnya tu pasien bukannya terlihat kesiapannya malah keliatan ga jelasnya.... ps : buat yang ngerasa jadi objek maaf ya.... ^_^

Nah itulah kesiapan untuk menikah bukanlah sebuah pengakuan semata namun terlihat dari sebuah sikap dan penerimaan terhadap calon pasangan dan ini yang tidak dimiliki oleh banyak pihak. Sering kali terdengar kalimat, "kalo dengan yang itu ga mau ah" atau "amun dengan yang itu ulun hakun ae ka ae" tapi tidak sedikit juga yang siap menikah sehingga dengan yang mana pun asal bukan kakinya empat, tetap setuju.

Namun tidak sedikit juga kesiapan menikah dengan berbagai alasannya -mulai dari terlanjur cinta, kelamaan pacaran, dikejar umur, udah mapan, ingin tinggal serumah dengan orang yang dicintai, dlll- tidak dibarengi dengan kesiapan menjadi orang tua.

Menjadi orang tua, berbeda dengan menjadi pasangan (baca: suami-istri). Menjadi orang tua tidak sekedar siap secara materi dan fisik tapi juga secara ilmu. Karena tidaklah gampang menjadi orang tua, disaat orang tertidur lelap kita harus bangun untuk menyusui, ganti popok bahkan nemenin main. Disaat orang lain mengejar karir kita harus berbagi karena sikecil sakit, dan harus ekstra mendidik dan memberi contoh --nah ga bisa lagi tu ngomong sembarangan, dan bersikap sembarangan, langsung ditiru. Hal seperti inilah yang harus diperhitungkan oleh banyak orang yang memutuskan being a parent.

Mendidik anak tidak lah semudah akad nikah yang selesai dalam waktu 15 menit, bahkan 15 tahun pun bukan waktu yang cukup sehingga membuat kita menjadi ahli, anak memerlukan lebih dari sekedar biaya dan perawatan yang tinggi, tapi juga pengorbanan yang tinggi. Kita tidak lagi bisa egois, sebelumnya pulang kerja tanpa ganti baju langsung berbaring sepatu, tas diletakkan disembarang tempat, tidur sampai siang, mandi malas-malasan, sholat diakhir waktu, trus anak dititip sama pengasuh (mulai dari pengasuh beneran sampe pengasuh berupa kakek/nenek) belum lagi urusan makannya --diserahkan pada hal instan... wah dijamin dah tuw anak ga jauh sama prilaku ortunya. Meski sepele justru hal seperti ini yang banyak dilalaikan oleh para pasangan. --kebayang ga gimana generasi mendatang--

Mendidik anak dalam islam adalah hal besar yang bagi pelaksanannya diganjar dengan pahala yang besar. kenapa? karena anak adalah generasi yang akan meneruskan kejayaan atau juga kehancuran suatu kaum hadist rasul "anak dilahirkan dalam keadaan fitri/suci, orang tualah yang menjadikan nya nasrani, yahudi atau majusi". Itu artinya orang tualah yang akan bertanggung jawab pertama kali terhadap pembentukan si anak. Jadi jangan heran kalo ntar di akhirat banyak orang tua yang terganjal karena anak, dan banyak juga -ingat diakhirat ntar orangnya ada banyak- yang tertolong karena anak.

soooooo.... pertanyaan berikutnya adalah, sudahkah kita siap menjadi orang tua? bukan sekedar menjadi pasangan hidup yang menyenangkan bagi pasangan kita? Bertanggung jawab terhadap pertumbuhan seorang anak/manusia dan bertanggung jawab terhadap keberlangsungan agama Allah? jawabnya silakan direnungkan sendiri......


Monday, July 4, 2011

hitsuke.blogspot.com

Ketika Aku Jatuh Cinta


Ketika Aku Jatuh Cinta . . . .. .
Cinta menyuruhku mengutarakan isi hatiku padanya..
Cinta berkata; "Ungkapkan padanya, jika tidak, kau akan kehilangannya"
Tidakkah engkau berfikir jika dia memiliki rasa yang sama, engkau akan bahagia jika melewatkan hari-harimu bersamanya???
 
Ketika Aku Jatuh Cinta . . .
Cinta menyiksa hatiku dengan selalu merindukannya..
Mimpi dan terjaga selalu ada bayangnya..
angan dan harapku selalu ada namanya..

Ketika Aku Jatuh Cinta . . .
Cinta menyuruhku menjalin asmara dengannya
Mengukir kisah kasih sebagai ungkapan rasa yang hadir di dada
Tidak perduli apa kata dunia..
Tidak perduli pada siapa- siapa, karena dunia bagai milik berdua

Namun......
Aku punya agama,
Aku punya Tuhan,
Allah membuat aturan…
Allah adalah Tuhanku ,jadi cinta itu bukan Tuhan..
Kenapa aku harus menuruti semua kehendak cinta???

Ketika Cinta menyuruhku mengungkapakannya sekarang, 
Allah menyuruhku menghalalkan dengan pernikahan sebagai konsekuensi dari pilihanku tersebut, 
sudah mampukah aku menanggung konsekuensi dari keputusanku mengungkapkan rasaku dengan menikah dengannya???

Jika jawabanku BELUM, bukankah Rasulullah S.A.W bersabda: ”Wahai para pemuda, barang siapa diantara kamu telah mampu, maka menikahlah, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa belum mampu maka berpuasalah, sebab ia akan dapat mengendalikanmu"
Rasulullah menyuruhku berpuasa bukan menjalin ikatan mesra. (Pacaran,red)

Ketika cinta menyuruhku menjalin asmara dengannya,
Allah menyuruhku menjauhi zina,
Lalu haruskah aku menuruti kehendak cinta sedangkan Allah dan Rasulullah menyuruhku menjauhinya???

Bukankah jodoh adalah Allah yang mengaturnya. Tak kan pernah tertukar atau kehabisan stok??? Lalu, kenapa aku harus menumpuk dosa yang sudah banyak itu menjadi semakin banyak hanya karena takut kehilangannya?? hanya karena nafsu dan egoku yang ingin memilikinya???

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” Al- Baqarah:216.

Benarkah yang menyuruh kita bertindak tergesa-gesa adalah Cinta??
Benarkah yang menyuruh kita melanggar semua Larangan-Nya adalah Cinta???
Terkadang kta tidak mampu membedakan mana bisikkan Cinta dan mana Bisikan Nafsu.

Carilah jodoh sesuai petunjuk Rasulullah dan percayalah pada Takdir Allah. Takdir mempunyai beberapa bagian, pertama ialah takdir di dalam ilmu Allah yang azali. artinya Allah telah mengetahui segala-galanya sebelum ia benar-benar terjadi. Takdir di dalam bentuk ini tidak bisa dan tidak mungkin berubah secara mutlak. Jika ia berubah berarti ia telah merubah kesempurnaan Allah ciptakan, seperti merubah bentuk anggota tubuh kita dengan operasi plastk,dan hal ini adalah jelas tidak di benarkan di sisi Allah. Allah berfirman: “Keputusan di sisiKu tidak akan berubah dan Aku sekali-kali tidak menzalimi hamba-hambaKu.” (Surah Qaaf ayat 29). Takdir ini dikenali sebagai qada mubram atau ‘takdir yang pasti’ dan mengingkarinya akan menyebabkan seseorang menjadi kafir menurut penjelasan ulama. Takdir yang kedua ialah takdir yang tertulis di Lauh Mahfuz dan ia dikenali juga sebagai takdir mu’allaq. Mengikut K.H. Sirajuddin Abbas di dalam buku 40 Masalah Agama, takdir ini bisa berubah dari masa ke semasa, sebagai contoh, jika seseorang telah ditakdirkan hidup hingga ke usia 60 tahun, dan beliau sering menghubungkan tali persaudaraan dengan manusia, Allah mungkin menambah umurnya melebihi 60 tahun. Atau jika seseorang telah ditulis berjodoh dengan seseorang yang buruk agamanya,namun dia berusaha memperbaiki diri dan berdo'a memperoleh jodoh yang baik, jodohnya masih bisa berubah dari do'a dan usahanya.“Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki dan di sisi-Nya terdapat Ummul Kitab.” (Surah Ar-Ra’d ayat 39)

Dalam masalah mencari jodoh, nabi sendiri menyuruh kita memilih pasangan yang benar. Oleh kerananya kita disuruh berusaha mencari jodoh berdasarkan landasan agama dan mintalah petunjuk Allah tentangnya. Allah tidak pernah mendzalimi manusia kita sendirilah yang mendzalimi diri kita sendiri. Imam Baijuri di dalam kitab Tuhfatul Murid Syarh Jauharatut Tauhid berkata: “Lauh Mahfuz, mengikut pendapat yang hak, menerima penghapusan dan penetapan.” Di antara perkara yang boleh mengubah ketetapan di Lauh Mahfuz ialah doa dan amalan yang baik, berdasarkan sabda Nabi s.a.w : “Tiada yang boleh menolak takdir selain doa dan tiada yang boleh memanjangkan umur kecuali perbuatan yang baik.” (H.R Tirmidzi)

Sunday, May 22, 2011

hitsuke.blogspot.com

"Love at First Sight" vs "Witting Tresno Jalaran Soko Kulino"

Seperti membandingkan konsep tradisional dengan konsep modern tentang pandangan manusia pada "Proses Jatuh Cinta" masing-masing kita pasti memiliki konsep yg berbeda tentang mengapa, kapan, dan bagaimana kita jatuh cinta. Sebagian besar memang menjawab "tak dapat diceritakan, itu terjadi begitu saja". Yah..memang ada benarnya,  cinta itu (seperti) terjadi begitu saja. Tanpa basa basi kita ternyata sedang jatuh cinta.... Seperti lagunya The Sister, Ku sedang jatuh cinta
 
 "Sejak pertama kita bertemu ku rasakan ada sesuatu
inikah cinta yang ku rasakan setiap ku memikirkanmu
sejak kedua kita bertemu ku rasakan ada sesuatu
inikah cinta yang ku rasakan setiap ku memikirkanmu
reff:
apa benar aku sedang jatuh cinta
serasa hati ini berbunga-bunga
mungkin ini pertanda dalam hidupku
ku tak bisa tidur seminggu
ooo aku sedang jatuh cinta
serasa indah rasanya hidup ini
ku tahu ku sedang jatuh cinta
ku tahu ku sedang jatuh cinta
sejak dulu kita bertemu ku rasakan ada sesuatu
inikah cinta yang ku rasakan setiap ku memikirkanmu"

Tapi, kali ini yg ingin dibicarakan bukanlah soal mengapa dan siapa...tapi lebih kepada "bagaimana"...
Anggap saja kita memandang dari tengah, dari posisi yg netral dan objektif memandang bagaimana cinta itu bisa datang kepada kita.

Well, meski, secara pribadi, agaknya aku tergolong penganut pepatah "Love at the First Sight"  Ehm... gimanapun, ini bukannya hal yang ga mungkin terjadi... karena aku juga mengalaminya, dan menurut pengalamanku cinta yang aku jalin pada pandangan pertama lebih lama dan awet daripada Cinta yang aku jalin karena terbiasa

Apa alasannya?
"Uhm..gimana ya, yah... pas aku liat dia tuh, rasanya kayak ada getar-getaran di hati githu..ah, susah jelasinnya!" Seperti ada chemistry githu dech.....
 
Tapi ini juga aku kembalikan ke masing2 orang. Bukannya skeptis ato pesimis, tapi jelas, yang bakal ngalamin kejadian ini adalah orang-orang terpilih, dan yang dengan segala karunia luar biasa dari Tuhan YME dapat "casing" EXCELLENT genuine dan super mewah dari Atas sana. Artinya, dalam hal ini fisik dan first impression amat menentukan bahkan bisa dibilang itu "kunci" untuk pandangan ini...

Jelas aja, banyak perbedaan pendapat dan aku yakin persepsi kita pasti berbeda2 tentang ini. Tapi intinya, kalo konsep "pertama" itu, memungkinkan kita untuk mencari cinta yg terasah dan teruji (umumnya), dan waktu sebagian besar menjadi penentu.  Dalam hal ini, tiap orang juga dimungkinkan untuk mendapat kesempatan menunjukkan "inner-beauty"nya ke semua orang yang ada disekitar dan bagaimana reaksi dan apresiasi orang-orang.  
Kemudian  konsep "kedua", cinta yang "instan" atau berlangsung dengan cepat dan tanpa proses yg bertele-tele dan berlama-lama itu kayak apa ya...  "Kamu suka, Aku suka, Yuk kita Jadian !!" 
 
Lalu kalau ada pepatah kuno Jawa yg berkata bahwa "Cinta itu datang karena terbiasa" ("witing tresno jalaran soko kulino")

Apa sebabnya?
Akan kucoba mengangkat beberapa alasan yg mungkin cukup rasional bagi kita tentang pada pepatah kuno itu...

Secara filosofis, cinta dapat terjadi dan tercipta jika memenuhi empat syarat utama, yaitu:

  1. Knowledge : pengenalan, pemahaman dan penerimaan terhadap sesuatu atau seseorang degan tulus dan apa adanya
  2. Responsibility : tanggung jawab terhadap apa atau siapa yang dicintai (dalam hal ini sebaiknya porsi tanggung jawab -kecintaan pada seseorang- dimiliki oleh masing2 pihak dengan jumlah yg seimbang)
  3. Care : rasa kasih sayang, perhatian, perlindungan dan pengasuhan terhadap apa atau siapa yang dicintai
  4. Respect : penghormatan terhadap apa atau siapa yg dicintai (band. Erich Fromm dalam the art of loving)
Dari keempat syarat tersebut, agaknya syarat pertama yang perlu disoroti lebih dalam, masuk akal juga kalo ada lontaran pertanyaan "Bagaimana mungkin kamu mencintai orang yg belum kamu kenal?" Aku rasa, kita memiliki kemampuan untuk menjabarkan pertanyaan ini seluas yang kita mau.

Langkah pertama (menurutku) yang harus dilakukan dalam rangka untuk mencintai seseorang adalah dengan mengenalinya terlebih dahulu. Cukup kenal saja dulu, dan menurutku, pengenalan itu ibarat "buku panduan" kita untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Disini kita bisa mengadakan penyesuaian penyesuaian yg kita perlukan, bahkan kita bisa lakukan semacam kontemplasi tentang perasaan kita.

Ini sepertinya salah satu alasan kenapa anak ABG sekarang mengenal istilah "PDKT", kan? Pendekatan. Pendekatan, dalam rangka menjawab pertanyaan - pertanyaan dan rasa ingin tahu kita tentang seseorang yg menjadi "target" kita.

Kemudian, setelah rasa ingin tahu itu terpenuhi, pertanyaan pertanyaan itu terjawab, kita baru bisa melangkah ke step selanjutnya. Tentu saja, dalam hal ini, keadaannya adalah "target" dan "pemburu" berada disebuah habitat (lokasi) yg sama, atau setidaknya berdekatan... hehe... Yah sebut sajalah, semisal, tetangga samping rumah, rekan seprofesi di kantor, perawat rumah sakit yang selalu masuk kamar mengecek tensi, atau bahkan junior atau senior yang sering terlihat nongkrong di kantin waktu jam istirahat. (^_^)
Step selanjutnya, kita bisa melancarkan "serangan-serangan" manis lewat lagu, puisi, cokelat, hadiah, atau.... sekedar "1 Message Received" tertulis di layar handpon si target di pagi atau malam hari... (ini bisa dan sah-sah saja dilakukan, ini yang namanya "perhatian" kawan... ) Jangan terlalu Jaim seperti yang pernah aku lakukan karena terkadang menurut kita sudah berlebihan tapi menurut "target" kita tidak melakukan apa-apa.

Selanjutnya, tergantung bagaimana reaksi dan feedback darinya, jika memungkinkan, lanjut, jika terasa dingin, lebih baik tunggu menghangat dulu, tapi jika tanpa ada reaksi a.k.a. FLAT?  

Itu mungkin penjelasan klise yang bisa aku tulis disini. Dan mungkin kalo meminjam istilah seorang teman, sebetulnya aku sedang menjelaskan pada diri sendiri  bagaimana prosedur jatuh cinta mengalir ibarat air dan mengalami perjalan yang cukup panjang dari hulu menuju hilir...

Kesimpulannya . . . .   
Jarak atau lokasi yang dekat menyebabkan frekuensi pertemuan yang intensif. Pertemuan yang intensif memungkinkan banyak kejadian atau hal yang bisa dirasakan bersama-sama (misal: obrolan, sentuhan, pandangan,apresiasi, dsb) sehingga muncullah rasa simpati yang membuat pembiasaan diri untuk (dengan sengaja atau tidak) mengunci "target" masuk dalam pandangan dan bahkan pikiran kita (TARGET LOCKED!!! )  Rasa ingin tahu kita tentang dirinya muncul secara otomatis (ini mungkin yg disebut dengan "suka") Keinginan semakin membesar, membuat kita ingin lebih sering bertemu dan membuat kita lebih sering memikirkannya (malah cenderung "doyan memikirkannya", cuiit cuiiit... (^3^)d). Mengadakan kontemplasi secara pribadi dan bertanya dalam hati "apa ini yang disebut "CINTA"? 

Jarak atau lokasi yang dekat menyebabkan frekuensi pertemuan yang intensif.  Pertemuan yang intensif memungkinkan banyak kejadian atau hal yang bisa dirasakan bersama-sama (misal: obrolan, sentuhan, pandangan,apresiasi, dsb) sehingga muncullah rasa simpati yang membuat pembiasaan diri untuk (dengan sengaja atau tidak) mengunci "target" masuk dalam pandangan dan bahkan pikiran kita (TARGET LOCKED!!! )  Rasa ingin tahu kita tentang dirinya muncul secara otomatis (ini mungkin yg disebut dengan "suka") Keinginan semakin membesar, membuat kita ingin lebih sering bertemu dan membuat kita lebih sering memikirkannya (malah cenderung "doyan memikirkannya", cuiit cuiiit... (^3^)d). Mengadakan kontemplasi secara pribadi dan bertanya dalam hati "apa ini yang disebut "CINTA"? 

Ini kondisional emang, di awal udah dibuat sebuah pengecualian "jika jarak dan lokasi yg berdekatan", dan untuk selanjutnya, kalo kedua pihak udah mengakui bahwa itu CINTA, yah, komitmen dan kepercayaan jelas jadi faktor utama perjalanan cintanya... termasuk kemungkinan soal Long Distance relationship (LDR)

At last....
Semua kembali ke diri kita masing-masing. Ga ada yg bisa melarang dan menghalangi manusia untuk tertarik pada lawan jenisnya. Semua itu PILIHAN !! Selain pilihan, jelas, kita hidup bukan hanya karena kita hidup, tentu aja udah ada yang atur itu semua. Apa kata Tuhan tentang track hidup kita,  kitalah yang juga turut menentukan... Usaha dan Doa, pasti bisa dapat jawabannya! 


Thursday, May 19, 2011

hitsuke.blogspot.com

Aku ingin kau cintai karena Allah..

Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria... Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu. Kemudian aku bertanya, "Bila keceriaan itu kelam dirundung duka, seberapa muram cintamu kan ada?"

Jika kau mencintaiku karena kecantikanku... Menyejukkan setiap mata yang memandangnya. Kemudian aku bertanya, "Saat kecantikanku itu memudar ditempuh usia, seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?"

Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku... Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu. Kemudian aku bertanya, "Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka, seberapa mampu cintamu memendam praduga?"

Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku... Membuatmu yakin pada putusanku. Kemudian aku bertanya, "ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua, seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?"

Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki... Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku. Kemudian aku bertanya,  "Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak, seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?"

Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku... Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu. Kemudian aku bertanya, "Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai, seberapa kuat cintamu bertahan?"

Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan... Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam. Kemudian aku bertanya, "Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat, seberapa kau mampu mengerti cinta ini?"

Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku... Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku. Kemudian aku bertanya, "Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku, seberapa besar cinta mampu memaafkan?"

Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku... Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya. Kemudian aku bertanya, "Kala iman itu jatuh menurun, seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?"

Jika kau mencintaiku karena... Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat. Kemudian aku bertanya. "Jika hati ini tergoncang, seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?"

Andai sejuta alasan tak cukup untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku, maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini.... Aku ingin kau cintai karena Allah... Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga... Maka cintaku kan tetap utuh dan setia hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu karena cintaku berpulang pada-Nya...

Friday, March 18, 2011

hitsuke.blogspot.com

Tips Mengatasi Patah Hati

Setiap orang punya daya tahan yang berbeda begitu terkena patah hati. Tapi ada beberapa hal yang bisa mengurangi rasa sakitnya. Bacalah artikel ini tiga kali setiap kena patah hati, niscaya bermanfaat. Belum ada ceritanya orang mati karena patah hati. Yang ada adalah niat untuk bunuh diri. Atau punya lemah jantung dan menangkap basah pacarnya bermesraan dengan cewe/cowo lain. Lantas Perasaan shock tadi memicu serangan jantung, dan mati.Mungkin kalo efek patah hati itu mati, terlalu berlebihan. Tapi dampak pastinya adalah menderita, depresi, perasaan sendiri, marah dan nendang-nendang tong sampah orang. Tiap orang punya gaya masing-masing untuk menyembuhkannya.

Ada yang cuek banget. Suntuk seharian, besok udah kelar. Tapi ada juga yang sampe memerlukan bantuan orang lain dan mengalami masa bete berminggu-minggu. Malah ada yang jadi trauma, atau malah sebel sama lawan jenis. Makanya, cara menghadapi patah hati nggak bisa punya patokan atau standar. Tapi paling nggak, tawaran-tawaran di bawah ini bikin kita mikir bahwa putus cinta alias patah hati itu nggak selalu identik dengan suntuk berkepanjangan. Di bawah ini, Q ngasih usul cara yang asik untuk menghadapi kondisi patah hati. Mulai dari yang umum sampe yang khusus. Dari yang serius sampe yang kurang kerjaan.

Mengaku Gagal
Akui sajalah kalo hubungan ini sudah gagal. Karena dengan menerima kegagalan otomatis kita bisa mulai membuka lembaran baru lagi. Sok menolak kenyataan malah mendatangkan banyak masalah. Udah diputusin masih aja diapelin kerumahnya, ngajak jalan, sampe dirayu-rayu, malah bikin keliatan lemah. Kalo udah nggak bisa pindah ke lain hati, jangan buru-buru minta balikan. Cooling down dulu, berteman lagi, terus baru ajukan remedial cinta lagi. Kalo masih gagal akui saja kalau kita memang nggak bisa jadian. Titik.

Jangan Menyalahkan
Baik kamu maupun pasanganmu punya peluang yang sama untuk menghancurkan sebuah hubungan. Jadi jangan salahkan siapa-siapa. Jangan juga jadi pihak yang menyalahkan diri sendiri. Semua karena kalian berdua. Bisa nyambung atau malah putus, pastinya karena kalian juga.

Ekspresikan Sewajarnya
Marahlah kalo perlu marah, makilah kalo perlu memaki, nangislah kalo perlu nangis. Cuma jangan nyolong. Karena nggak ada hubungannya patah hati dengan jadi maling. Kata orang, menangis adalah salah satu cara untuk melepaskan rasa sakit. Jadi, silahkan saja. Asal tau batasnya.
Kalo cewe nangis berhari-hari gara-gara putus cinta, kayaknya masih enak dilihat dan mungkin mengundang simpati. Tapi kalo cowo, baiknya nangis liat-liat waktu dan tempat. Soalnya bakal mengundang emosi orang yang ngeliat. Pilihlah tempat menangis yang tepat seperti di dalam bioskop yang memutar film Acha dan Irwansyah, bukan film-film yang dibintangi Barry Prima. Atau bisa juga di stadion sepak bola ketika salah satu tim ada yang kalah. Tinggal pilih aja tribun tim yang kalah. Intinya, udahlah sedihnya sehari aja.

Yakin We Will Survive
Coba kumpulkan kata-kata bijak seperti ini: I will survive, I’m over her, Been there, done that, sampai cinta tak selamanya harus memiliki. Pokoknya cari perkataan yang bisa bikin kita kuat dan tegak berdiri lagi.  Kata-kata yang menginspirasi bisa jadi penyambung hidup di kala semangat udah mulai padam. Ibaratnya, kalimat itu tercipta emang untuk memberi harapan di situasi yang hopeless ini.Sehingga pas temen kita patah hati, kita bisa dengan bijak memberi saran. Kita pernah survive dari badai asmara dan sekarang udah bisa mulai lembaran baru lagi. Tapi ingat, satu-satunya kata motivasi yang nggak boleh ada di list kita adalah: Cinta ditolak, dukun bertindak.

Alihkan Perhatian
Alihkan rasa sakit itu. Tapi jangan mentang-mentang yang sakit hati, jadi malah nekat nyakitin bagian tubuh yang lain. Itu sih gila. Mending alihkan seperti kunjungin temen lama kita yang udah lama nggak ketemu, atau nongkrong sama tim gokil di sekolah. Beli DVD sebanyak-banyaknya. Nonton mulai dari genre horor, action, sampe dokumenter kehidupan satwa liar di afrika. Tentunya hindari drama romantis, perbanyak video sulap biar bikin penasaran. Main game cocok juga. Terutama game yang bisa bikin emosi naik dan pada akhirnya lepas lewat makian-makian nggak jelas.

Curhat Dengan Bijak
Ringankan beban di dada dengan bercerita kepada orang. Bagusanya sih kita lpunya sahabat atau sodara dekat yang bisa dipercaya untuk cerita-cerita kayak gini. Jangan sekali-kali cerita sama cicak di dinding, karena dia akan diam-diam merayap. Begitu datang seekor nyamuk, hap! Lalu ditangkap. Percuma kan.
Perasaan kita pasti akan lebih enakan begitu semua keluar dari dada. Dan lebih enak lagi kalo ada orang di sana yang ngasih dukungan atau sekedar mendengarkan sambil makan kacang.
Sekali lagi, kita hanya harus cukup hati-hati dalam memilih teman curhat masalah patah hati ini. Jangan sampe malah jadi bumerang kayak rahasia kita jadi terbongkar atau malah jadi fitnah yang lebih kejam dari nenek sihir.

Dengarkan Musik Keras
Musik keras, distorsi, lirik-lirik galak dan tajam lumayan bisa membantu menyembuhkan rasa sakit hati. Pasang keras-keras lewat earphone (ingat, earphone!), jangan sampe menggangu orang lain. Ikuti lirik penuh kemarahan dengan penuh gaya dan lipsync, pikirkan seolah-olah kita ada di dalam konser atau jadi model video klipnya. Trik ini diakui manjur di kalangan temen-temen kita yang punya hobi patah hati. Kata mereka, setelah dua jam melakukan hal ini di kamar, efeknya adalah: hati jadi bebal, fisik lumayan lelah, dan kuping sedikit budeg.
Warning: selesaikan dulu pekerjaan rumah sebelum melakukan hal ini. Jangan sampe nyokap mengira kamu mati di dalam kamar hanya karena pengen buang sampah.

Keliling Kota Malam-Malam
Kota di malam hari pastinya sepi. Siapkan motor atau mobil. Berkendaralah sampe capek. Kalo naik mobil ya masuk jalan tol. Kalo naik motor ya pilih jalur yang panjang dan mulus. Soalnya nggak lucu kalo milih jalan berlubang-lubang, bikin tambah emosi! Sepanjang jalan itu, pelan-pelan lepasin emosi dengan latihan pernafasan. Begitu udah terkumpul konsentrasinya, niscaya kita bisa pulang dengan pikiran yang lega. Seperti tau harus ngapain besoknya. Cuma baiknya harus tau jalan pulang ya. Kalo nyasar nggak lucu!

Cari Makanan Yang Paling Enak
Makan, makan, dan makan. Ngapain juga takut gendut? Kan bisa dihajar sama olahraga lagi. Begitu patah hati, segera pilih resto atau makanan yang selama ini pengen banget kita samperin selama ini. Lalu sikat apa yang kita suka. Rasa kehilangan sesuatu mungkin bisa dibayar dengan makan sesuatu mungkin bisa dibayar dengan makan sesuatu yang enak. Mungkin kegiatan mengunyah bisa melampiaskan perasaan kecewa berat tadi.

Koleksi Teman Cakep
Begitu putus, lampiaskan dengan ngajak kenalan cewo yang cakep. Bisa di dunia nyata atau di dunia maya alias internet. Yang pasti, wajah cakep adalah pengalihan perhatian terbaik, udah bisa jadi sebuah prestasi di situasi yang down ini. Biar deh dia ngomel-ngomel karena merasa terganggu dengan keberadaan kita. Prinsipnya, maju terus sampai ngarep. Sukur-sukur bisa jadi temen curhat, walaupun kita udah yakin nggak mungkin bisa jadi pacarnya. Yakinlah bahwa persahabatan lebih berarti daripada pacaran. Apalagi kalo sahabat kita itu cakep
.

Saturday, March 12, 2011

hitsuke.blogspot.com

Mengapa pernikahan dizaman dulu lebih awet dari pada zaman sekarang?

Baca dari status Facebook temen-temen, liat berita di televisi, dengerin curhatan teman-teman membuat aku tertarik untuk mencari artikel tentang pernikahan yang kini seperti di jadikan sebagai gaya hidup. Sebagai budaya pamer bahwa mereka 'LAKU'. Pernikahan bukan lagi sebuah komitmen. Ada seorang teman malah dengan entengnya mengungkapkan bahwa 'pernikahan bukan akhir segalanya, masih bisa cerai.'  What??!!??  Apa aku yang terlalu Lalu bagaimana dengan nasib anak mereka? Apa mungkin hal itu dampak menikah muda atau menikah karena terpaksa?
Terkadang aku berfikir, apa aku yang terlalu terorganisir, terlalu kaku, terlalu menutup diri seperti yang di bilang teman-teman? Whatever they says. Aku hanya menginginkan yang terbaik dalam hidupku. Bagiku menikah sekali untuk seumur hidup. Untuk itu di perlukan kesiapan lahir batin yang bener-bener mateng, bukan cuma karbitan.
Lalu aku mencoba menjawab pertanyaan mengapa pernikahan di zaman dulu lebih awet dari pada zaman sekarang?
Jawabannya bisa karena 
Pertama, karena zaman dulu, orang-orangnya lebih bisa menerima pasangan mereka, baiknya mereka terima, buruknya pun juga mereka terima. Mereka ikhlas dengan pilihan mereka.Mereka konsisten dengan komitmen mereka. Niat mereka suci, yaitu untuk membina hubungan dengan jalan yang bersih dan karena Allah semata. Sehingga ada masalah apapun mereka hadapi dengan penuh syukur. Di zaman sekarang, kebanyakan orang nggak bisa menerima dengan ikhlas pasangan mereka, punya istri cantik dibandingin sama luna maya, punya istri baik dibandingin sama bunda teresa jatuhnya satu  juma satu SAKIT HATI.
Mungkin, (karena aku belum pernah menikah jadi hanya bisa bilang mungkin) yang terpenting didalam menjalani suatu hubungan itu, bersyukur, menerima dengan ikhlas pasangan yang sudah kita pilih dengan jalan yang benar dan karena Allah swt. Disaat kita menerima kebaikan dan keburukan pasangan kita, maka disanalah bathin kita akan bersinar, dan hubungan yang kita jalani serasa ibadah suci yang menghantarkan kita dalam mencapai surga.
Kedua, pernikahan pada Zaman Dahulu berlandaskan rasa cinta yang sangat mendalam akan sebuah arti membangun mahligai Rumah Tangga, Hubungan antara kedua belah pihak benar-benar saling memahami dan mengerti akan semua kondisi yang ada dan sedang dihadapi, kesamaan dalam pemahaman makna Berkeluarga.Keselarasan dalam memegang Komitmen bersama Sehidup Semati satu Pasangan.
Perceraian pada Zaman Sekarang ini semua hanya berlandaskan rasa ego diri yang tiada toleransi antara pasangan hidup, selain faktor tuntutan ekonomi yang semakin meningkat. Jika disadari akan tujuan dan makna berumah tangga yang benar maka Perceraian tidak akan terjadi dan pastilah akan di Hindari, Kita sering mendengar ungkapan penyebab Perceraian terjadi karena : tidak sepaham, tidak cocok, beda prinsip, orang ke tiga, perselingkuhan hingga tuntutan ekonomi yang mengharuskan terjadi perceraian. Apakah mereka tidak feedback ke masa lalu kala mereka memulai menjalin hubungan serius, dimana letak kebahagian yang sejak awal kenal sudah dibanggakan dan disanjung-sanjung sebagai tonggak menuju Pernikahan.

Tuesday, February 15, 2011

hitsuke.blogspot.com

10 Ciri-ciri Cowok jatuh cinta sama kamu


Yang namanya manusia, pastilah ada cinta di mana-mana. Mau di keluarga, mau di kalangan teman-teman, ataupun cinta di pasangan masing-masing. Bagaimana sih caranya untuk tahu apa itu Cowok sedang jatuh cinta sama kamu atau tidak?

Berikut ini adalah 10 ciri-ciri Cowok yang sedang jatuh cinta dengan seorang Cewek:

1. Memberikan perhatian lebih
Si Cowok akan memberikan perhatian lebih terhadap kamu dibanding terhadap orang-orang lain. Biasanya, teman-teman kamu akan lebih bisa merasakan ini daripada kamu sendiri. Misalnya, di saat kamu sedang menggigil kedinginan karena cuaca sedang buruk, dia akan menjadi orang pertama yang menawarkan jaketnya untuk kamu. Di saat kamu sedang sakit, dia akan menjadi orang pertama yang menawarkan bantuan atau membelikan kamu makanan. 
 
2. Meluangkan waktunya untuk kamu
Cowok yang mencintai kamu selalu ingin berada didekat kamu. Hal ini akan terlihat jelas, apalagi kalau dia bisa meluangkan waktunya untuk sesuatu yang dia sebenarnya tidak suka lakukan. Padahal kamu tau kalau dia sebenarnya tidak suka shopping, tapi dia mau meluangkan waktunya untuk menemani kamu belanja ke shopping mall.
 
3. Menerima kamu apa adanya
Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya. Mau kamu itu segemuk apapun, sebau apapun, ataupun sejorok apapun, dia pasti tetap bisa menerima kamu dan tidak mengutarakan komen apapun untuk merubahnya. Bagi dia, itu adalah hal unik dari kamu.
 
4. Lebih romantis terhadap kamu
Orang yang sedang jatuh cinta sama kamu, dia pasti akan lebih ber-romantis-ria bersama kamu. Contohnya, dia mungkin akan mengirimkan sms seperti “Selamat pagi”, “Selamat malam”, “Selamat tidur”. 
 
5. Mau tau segalanya tentang kamu setiap saat
Selalu aja nih Cowok mau tau kegiatan kamu sehari-hari. “Hari ini gimana di kantor?” atau mungkin “Nanti ada acara apa?”Semuanya itu adalah hal-hal yang dia ingin tau tentang kamu, kegiatan kamu sepanjang hari, maupun untuk acara ke depan.
 
6. Selalu mengingat hal-hal kecil tentang kamu
Orang yang mencintai kamu selalu mengingat tiap kata2 yang kamu ucapkan bahkan mungkin kata2 yang kamu sendiri lupa pernah mengatakannya kepada dia. Tapi dia akan ingat akan hal-hal kecil yang kamu katakan maupun lakukan.
 
7. Selalu menganggap kamu adalah Cewek satu-satunya untuk dia
Si Cowok tidak akan mendekati Cewek lain jikalau dia sedang jatuh cinta sama kamu. Cowok yang melirik Cewek lain tidak mungkin sedang jatuh cinta, itu namanya Cowok yang lagi bingung. Setiap kali dia ingin keluar makan, dia selalu telpon kamu, ngajak kamu, dan menelpon kamu pertama daripada menelpon Cewek lain. SMS dari kamu selalu dia simpan malahkan menghapus SMS orang lain jika inbox dia sudah penuh.
 
8. Tidak akan gampang membuat janji kepada kamu
Cowok yang mencintai kamu tidak akan gampang untuk membuat janji. Dia akan lebih hati-hati untuk menyiapkan semuanya untuk kamu. Jika dia tidak yakin akan sesuatu, dia tidak akan gampang untuk menjanjikannya. Bukan karena dia adalah Cowok yang tidak bisa dipercayai, tapi justru dia ingin kamu mempercayainya. Dia sedang berhati-hati supaya tidak mengecewakan kamu. 

9. Tidak akan mau menyusahkan kamu
Kamu sedang butuh sesuatu, dia akan selalu menawarkan bantuan untuk kamu tanpa kamu minta. Dan jika kamu sedang di dalam kesusahan, dia akan mencari jalan untuk meringankan beban kamu. Dia akan menyuruh kamu untuk tidak mengkuatirkan apapun karena dia telah memikirkan penyelesaiannya untuk kamu.
 
10. Tidak punya alasan untuk mencintaimu
“Kenapa kamu sayang aku?” Cowok yang mencintaimu tidak akan bisa menyebutkan mengapa dia mencintaimu. Cinta itu bagaikan sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Itu adalah hal yang hanya bisa dirasakan. Kalau dia mulai mengatakan “Karena kamu cantik!” Wah, itu namanya gombal! Jangan mau percaya kalau dia mengatakan hal-hal yang muluk-muluk.

Wednesday, February 9, 2011

hitsuke.blogspot.com

Jomblo bahagia

3 tips buat para jomblowan/jomblowati untuk jadi jomblo yang bahagia, biar jomblo tapi tetep eksis, ;;)


1. Nikmati Kesendirian
Nggak salah koq untuk menyendiri sesekali. Buat kamu yang baru putus, kamu bisa jadiin waktu kesendirianmu untuk mengintropeksi diri. Coba renungkan dan pikirkan apa-apa aja sih penyebab kamu putus, sehingga untuk dengan yang lainnya tidak akan seperti itu lagi. Di sini kamu bisa berbenah diri kembali.

2. Bergaul dan Tebar Pesona
Setelah kamu renungkan dan mulai berbenah diri, akan terasa lebih bahagia kalo orang-orang melihat kamu menjadi ‘kamu yang sekarang’. Tentunya nggak asik kan kalo tetep ‘menyendiri’ aja, apalagi kalo kamu ‘menyendiri’-nya untuk intropeksi diri seperti yang diuraikan di poin nomor 1. Oleh karena itu, tetaplah bergaul dan bahkan kamu harus semakin gencar – asal jangan membabi buta aja ya... Why ? Dari hasil pengamatan n pengalaman : kalo kamu punya pacar pastinya kamu lebih fokus dan bahkan jauh lebih fokus terhadap si do’i, kalo udah gitu temen-temen kamu juga beralih dong. So  kalo kamu udah punya pacar, jangan ngelupain temen, biar ntar kalo dah jadi jomblo kagak kesepian. :D:D:D


3. Jadilah Jomblo Bahagia yang Berkualitas!
Jadi jomblo bahagia yang berkualitas. Tips jadi jomblo bahagia di poin kedua bakal makin klop kalo ditambah dengan berkualitas. Kalo kamu tebar pesona dan bergaul, tapi kamunya ngga ada apa-apanya, ya sama doang – KOSONG!
Kamu bisa jadi jomblo bahagia yang berkualitas, dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang meningkatkan produktivitas, seperti melakukan hobi kamu,membaca, olahraga atau mungkin blogging. Hmmmmm.... Pasti bakal seru tuh, apalagi kalo kamu bisa ‘menghasilkan sesuatu’ dari aktivitas yang kamu lakuin. Dijamin dah… Orang-orang bakal salut sama kamu, dan cowok-cowok juga bakal melirik.

Intinya, ngga usah takut buat jadi jomblo! Kan ada tips jadi jomblo bahagia, dan semoga kamu bisa jadi jomblo yang sedia intropeksi diri, jomblo gaul, dan jomblo bahagia yang berkualitas.


Friday, January 28, 2011

hitsuke.blogspot.com

Tips Melupakan Orang yang Kita Inginkan

1. Menerima Kenyataan

Terima kenyataan dengan Lapang dada. Ingatkan diri bahwa dia memang bukan yang terbaik untuk kita, dan yakin bahwa suatu saat kita akan menemukan yang terbaik.

2. Menyibukan Diri

Sibukan diri dengan pergi kesuatu tempat dimana kita merasakan bahwa kebahagiaan bukan hanya datang dari dirinya dengan cara mengajak teman2 terdekat kita untuk hangout bareng seperti nonton bioskop, belanja, jalan2 ke taman hiburan, atau sekedar nongkrong dicafe sambil cuci mata siapa tau ada gebetan baru yang bisa membuat kita terhibur dan dapat mempercepat melupakan si dia, Karena ada beberapa theory membuktikan untuk melupakan si dia carilah si dia-si dia lainnya…^_^

3. Hindari Si Dia

Hindari kontak langsung dan apapun yang berhubungan dengan si dia seperti sms, tlp apa lagi bertemu karena itu akan membuat kita flash back dan akan terus mengingatnya kembali.

4. Hindari hal-hal romantis atau sejenisnya

Ketika ia sudah tidak bersamamu, kamu akan selalu merasa sensitive jika ada orang lain bersikap romantis kepada pasangannya. Hindari film atau lagu2 romantis yang dapat mengingatkan kita kepada si dia, kita bisa menggantinya dengan nonton film comedi, action atau horror serta kita juga bisa mendengarkan lagu2 yang ceria dan membuat kita semangat untuk melanjutkan hidup selanjutnya.

5. Selalu ingat bahwa Semua akan indah pada waktunya

Terkadang karena cinta kita jadi buta, bahkan ada beberapa orang yang rela menghancurkan dirinya hanya karena kehilangan orang yang mereka cinta, menghancurkan diri sendiri itu bukan solusi, karena kita yang akan sangat dirugikan, belum tentu si Dia juga hancur. Jadi sebisa mungkin buat dia menyesal karena sudah menyia2kan kita dengan menjadi lebih baik dari yang pernah dia bayangkan,yakinlah bahwa semua akan indah pada waktunya.

Jika proses diatas yang telah dijalani dan Berhasil.. Maka ketika Kita sudah melupakannya, mendapatkan penggantinya selanjutnya jangan jadikan Orang Yang pernah ada dimasa lalu kita itu sebagai musuh, karena bagaimanapun semua itu adalah perjalanan dan kita bisa melanjutkan hidup yang sekarang tanpa menoleh lagi kebelakang, jadikan saja kenangan masa lalu itu sebagai pelajaran yang berharga untuk hubungan kita selanjutnya…

Selamat Mencobaaaa…Good Luck ^_^

Saturday, June 19, 2010

hitsuke.blogspot.com

Jangan Jatuh Cinta


“Jika aku diberikan kesempatan memilih untuk jatuh cinta, maka aku kan memilih untuk tidak jatuh cinta.”


Banyak orang yang bodoh pura – pura pintar untuk meraih hati yang dikagumi. Sikap cuek berubah jadi perhatian. Ada yang tiba – tiba shaleh agar menarik hati yang lawan jenis. Sikap kasar berubah jadi halus. Jatuh cinta menjadikan orang – orang yang terjangkit bukan menjadi dirinya sendiri. Orang yang kucel kumel berubah jadi rapi demi menarik perhatian. Cinta mementaskan panggung sandiwara.

Panggilan sayang Papa – Mama, Abi – Umi, Ayah – Ibu yang belum pantas disandang dipakai untuk kemesraan. Sadar atau tidak dengan menggunakan panggilan sayang itu, mereka telah melangkahi kehendak sang Khalik. Kenapa begitu? Ya, belum menikah saja sudah menyematkan panggilan untuk orang sudah menikah. Cinta membuat kita melawan hak Tuhan mempersatukan makhluknya !

Pasangan cinta membuat kita melawan kodrat. Pasangan gay, lesbian atau transgender melawan kodrat jenis kelamin dengan mencintai sesama jenis. Cinta melahirkan para pelawan kodrat.

Ada yang menghabiskan waktu memikirkan orang yang belum tentu memikirkannya. Kalau kata orang Inggris, Wasting Time ! Ya semua hal yang aku habiskan hanya membuang waktu. Berpikir bahwa ia adalah segalanya sampai melupakan hal lain. Begitu banyaknya waktu yang dapat dimanfaatkan hanya habis untuk memikirkan hal yang tidak penting. Cinta membuang waktu !

Berharap ia ada disamping, tapi ia hanya ada dia nggan – angan. Berkhayal ia akan menjadi istri atau suami kita padahal sudah ada yang punya. Tenggelam dalam kasmaran kepada orang yang belum tentu merasakan hal yang sama. Berduka karena kehilangan orang yang dikasihi adalah yang selalu dilakukan para pecinta. Marah, cemburu, curiga, posesif, egois merupakan perasaan yang melingkupi cinta. Sikap peduli dan perhatian hanyalah kemasan dari semua rasa itu. . Cinta hanyalah siksaan batin !

Ketika bangun harus sms atau telepon bilang sayang. Pagi harus menjemput dan mengantarkannya ke tempat kuliah, kerja. Ketika siang datang harus mengucapkan selamat makan, namun jika sempat harus menemanninya. Saat matahari mulai tenggelam, harus mengantarnya pulang. Sabtu – minggu wajib kencan atau jalan bareng. Sebelum tidur harus mengatakan “met bobo ya Honey !” Cinta itumembosankan !

Kerja, kuliah, rutinitas rusak karena pikiran ini habis memikirnya. Emang cinta segalanya ? Hanyalah orang bodoh yang mau mati bunuh diri gara -gara cinta. Ini bukan cerita baru karena banyak orang melakukan ini. Mereka berpikir pasangannya adalah segalanya. Tanpanya maka hidup ini berakhir. Cinta telah membuat orang bodoh. !

Kita kehilangan otoritas atas diri sendiri. Pikiran yang dimiliki seolah -olah dikontrol apa yang kita cintai. Harus melakukan ini dan itu adalah pekerjaan para pencinta. Padahal semesetinya kita harus sadar bahwa kita diberikan otoritas oleh Tuhan YME untuk berpikir dan bertindak. Cinta itu mengontrol !

Ketika patah hati, putus cinta atau apa pun namanya, ratapan dipandang sebagai sebuah kebahagiaan. Semakin meratap, semakin merasa nikmat. Sadarlah, ini merupakan kesalahan karena meratapi kesedihan hanyalah membawa keadaan semakin terpuruk. Kamar, pantai, hutan atau gunung bisa menjadi tempat terindah untuk menyendiri. Dengan begini tidak ada yang dilakukan selain meratapi nasib. Pasti semua mengerti dengan tidak melakukan apa – apa maka tidak menjadi apa -apa. Jika dengan cinta tidak melakukan dan menjadi sesuatu maka cinta bukan apa – apa.

Rasa ingin tahu bebalut perhatian menyelimuti setiap hubungan. “Kamu dimana, dengan siapa, sedang berbuat apa merupakan pertanyaan yang selalu menghiasi. Pertanyaan – pertanyan tersebut menempatkan diri dalam ketidakpastian keadaan orang disayang. Apakah tidak merasa terganggu dengan semua itu ? Akhirnya cinta menghadirkan sebuah ketidakpastian.

Dalam menjalin sebuah hubungan tentunya ada kesepakatan – kesepakatan yang ditentukan. Tidak boleh ini dan itu merupakan poin – poin yang ada dalam sebuah hubungan. Pada dasarnya cinta hanyalah seperangkat petunjuk yang dikemas dalam kesepakatan – kesepakatan. Semakin banyak aturan, semakin tidak bebas dalam menjalani hidup dengan orang lain. Cinta hanya aturan !

Hidup ini benar – benar berubah sejak ada yang namanya cinta. Apa yang dikatakan orang kalau cinta itu indah adalah bohong. Buktinya cinta adalah panggun sandiwara menmbuang waktu, siksaan batin, membosankan, membuat bodoh, mengontrol, bukan apa - apa, menghadirkan ketidakpastian dan hanyalah seperangkat aturan. Sehingga agar terhindar dari semua itu, Jangan Jatuh Cinta !


Friday, June 4, 2010

hitsuke.blogspot.com

Sebait Do'a

Tuhan...
aQ minta izin
Bila saat tiba Q jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau


Tuhan....
aQ juga punya pinta
Bila suatu saat Q jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh


Tuhan...
Izinkanlah bila suatu saat Q jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu


Tuhan
Bila suatu saat Q jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu


Tuhan...
PintaQ terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah Q cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

Saturday, January 16, 2010

hitsuke.blogspot.com

Cinta sejati adalah proses

Menemukan cinta sejati tidak semudah membalik telapak tangan, perlu pemikiran dan kondisi yang ideal untuk menentukan bahwa seseorang adalah cinta sejati Anda.
Berikut ada beberapa tips :

1. Jangan mencarinya.
Cinta tidak datang pada seseorang yang mencarinya. Jika memang Anda baru saja mengakhiri suatu hubungan, fokuslah pada diri dan kehidupan pribadi terlebih dahulu. idak perlu terburu-buru mencari cinta yang baru, dan nikmati kesendirian Anda. Single Happy!!

2. Beri waktu untuk diri sendiri.
Temukan aura positif Anda. Jika perasaan puas terhadap diri muncul, maka secara otomatis aura positif itu akan terpancar. Dan orang di sekitar pun akan melihatnya. Itulah daya tarik bagi diri Anda.

3. Buka Lembaran baru.
Jika sudah siap untuk membuka lembaran baru bagi hubungan, maka mulailah memilih karakter pasangan seperti apa yang diidamkan. Tak hanya dari segi fisik namun juga mental dan
kepribadian.

4. Bergaul dan hang out.
Hal itu akan membuka kesempatan bagi Anda untuk bertemu orang baru. Siapa tahu salah satu di antara mereka adalah cinta sejati Anda.

5. Berani ambil risiko.
Jika suatu hari Anda bertemu dengan seseorang yang sesuai dengan kriteria cinta sejati, jangan ragu untuk mengambil langkah. Mulailah perkenalan dan menjalin hubungan. Karena kesempatan tak datang dua kali.

6. Yang paling penting, Cintai Diri Sendiri.
Hiduplah dengan bahagia dan jangan pernah melepaskan harapan. Yakinlah, setiap orang diciptakan berpasangan. Masalahnya hanyalah mendapatkan orang yang tepat, di waktu yang tepat.

hitsuke.blogspot.com

Cinta sejati 1

Sudah lama Banget ya, saya tidak menyentuh Blog ini. Kebanyakan Blog bikin bingung, apa yang mau saya ulas. Kali ini saya tertarik pada sebuah artikel dengan tema menemukan cinta sejati.

Cinta adalah anugerah dari Tuhan yang maha esa yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Cinta antara laki-laki dan perempuan telah ada sejak manusia pertama turun ke dunia hingga sekarang. Cinta merupakan bumbu penyedap hidup yang sementara ini yang dapat memberikan kebahagiaan yang sejati.

Cinta memang dapat membawa suka dan juka dapat membawa duka bagi orang-orang yang merasakannya. Berbagai problema cinta tercipta dari yang ringan hingga yang berat seperti naksir, cinta pada pandangan pertama, cinta bertepuk sebelah tangan, cinta segi tiga, cinta monyet, cinta harta, cinta palsu, cinta laura, dan cinta-cinta lainnya yang membuat dunia ini begitu menarik.

Menurut saya cinta itu adalah sesuatu yang sakral yang sebaiknya tidak bermain-main dengannya. Bermain cinta memang menyenangkan bagi sebagian orang. Akan tetapi dampak buruk atau efek yang dapat ditimbulkan bagi orang yang cintanya dimainkan akan sangat tidak menyenangkan.

Untuk itulah maka hargai cinta dan hormati cinta agar kita maupun orang lain di sekitar kita tidak terluka karena cinta. Berikut ini adalah tips cara dari organisasi.org bagaimana caranya agar kita bisa menikmati cinta tanpa harus melukai orang lain.

1. Jangan jadi playboy/playgirl dan hindari playboy/playgirl
2. Jika tidak suka atau biasa saja jangan pacari orang itu, pdkt dulu
3. Katakan cinta jika kita yakin dia adalah pasangan hidup kita
4. Cinta dan nafsu birahi adalah dua hal yang berbeda (no free sex)
5. Carilah orang yang baik, setia, jujur dan cinta kepada kita
6. Jangan pacaran/menikah sebelum dewasa (21 tahun ke atas)
7. Kejarlah cinta sampai ke negeri Cina, berjuanglah demi cinta
8. Berbagilah cinta dengan orang-orang di sekitar kita
9. Cinta tidak harus memiliki. Lupakan dan coba lagi bila gagal
10. Bina cinta yang ada hingga nafas terakhir selamanya
11. Jangan pernah sakiti orang yang kita cintai dengan alasan apapun
12. Cinta sejati tidak dapat dibeli dengan uang tapi pengorbanan
13. Tuhan telah memberikan anda jodoh, temukanlah cinta anda
14. Cinta harus direstui agama, hukum, keluarga & masyarakat

Jangan pernah menyakiti hati orang lain baik bagi laki-laki maupun perempuan karena mereka memiliki akal pikiran, perasaan dan insting sehingga mereka akan patah hati dan terluka jika kita mengecewakannya. Orang yang rapuh dapat mati bunuh diri karena cinta. Orang yang dendam dapat melakukan tindakan kriminal atau perbuatan tidak menyenangkan kepada anda karena cinta. Oleh karena itu berhati-hatilah dengan cinta.

Semoga hidup anda menjadi indah dengan cinta.

Sunday, November 29, 2009

hitsuke.blogspot.com

Abot LOVE

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencinta seseorang BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya. Apabila kamu benar2 mencintai seseorang, jangan lepaskan dia.. Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar2 mencintai MELAINKAN... BERJUANGLAH demi cintamu Itulah CINTA SEJATI...



Untuk temanku yang MASIH SINGLE :
Cinta itu seoerti kupu-kupu, semakin dikejar, semakin jauh. Tapi, jika kamu membiarkannya terbang, dia akan datang dengan sendirinya. Cinta dapat membuatmu bahagia, tapi cinta juga sering menyakitkan. Tapi cinta akan menjadi special ketika kamu memberikannya pada orang yang pantas mendapatkannya. Jadi, santai saja dan pilih yang terbaik.



Untuk temanku yang masih MENUNGGU KEPASTIAN:
Cinta bukanlah menjadi orang lain yang sempuran. Cinta adalah menemukan seseorang yang menuntunmu menjadi yang terbaik.



Untuk temanku yang suka MEMPERMAINKAN CINTA:
Jangan pernah katakan ‘Aku cinta kamu’ jika kamu tak peduli.
Jangan pernah bicara soal perasaan jika perasaan itu tak ada.
Jangan pernah menyentuh hati seseorang jika kamu hanya menyakitinya.
Jangan pernah melihat matanya jika semua yang lakukan adalah bohong.
Hal yang paling jahat yang bisa laki-laki lakukan pada peremupan adalah membiarkannya jatuh, tetapi laki-laki tidak benar-benar ingin menangkapnya. Dan itu terjadi pada keduanya.



Untuk temanku yang TELAH MENIKAH:
Cinta bukanlah soal ‘Ini salahmu’, tetapi ‘Aku minta maaf’.
Bukan ‘Dimana kau, tetapi ‘Aku disini’.
Bukan ‘Bagaimana ini bisa terjadi’, tetapi ‘Aku mengerti’.
Bukan juga ‘Andai kau ada disini’, tetapi ‘Syukurlah kau ada’.



Untuk temanku yang BERTUNANGAN :
Kecocokan bukan diukur dari berapa lama berhubungan. Tapi seberapa kalian mengerti satu sama lain.



Untuk temanku yang BROKEN HEART :
Patah hati itu tergantung padamu. Patah hati akan dirasakan selama kamu memang mau, dan dalam sedalam kamu membiarkannya. Tantangannya, adalah bukan bertahan atas patah hati, tapi bagaimana bisa belajar darinya.



Untuk temanku yang NAIF :
Cara untuk jatuh cinta adalah, jatuhlah tapi jangan terjun. Konsisten tapi janga persisten. Berbagilah dan adillah. Mengertilah dan jangan coba meminta. Sakitlah, tapi jangan pernag menahan rasa sakit itu.



Untuk temanku yang POSESIF:
Akan sangat sakit melihat orang yang kita cintai bahagia bersama orang lain. Tapi akan lebih menyakitkan lagi ketika tahu bahwa orang yang kamu cintai tidak bahagia bersamamu.



Untuk temanku yang TAKUT MENGAKUI :
Cinta menyakitkan jika kamu memutuskan cinta. cinta lebih menyakitkan jika seseoarang memutuskanmu. Tapi cinta paling menyakitkan ketika orang yang kamu cintai tidak tahu perasaanmu.



Untuk temanku yang MASIH BERTAHAN:
Hal yang menyedihkan tentang hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang, dan kamu jatuh cinta kepadanya, tapi pada akhirnya, cinta itu tidak benar-benar ada. Dankamu telah menyia-nyiakan waktumu bersama orang yang tidak pantas mendapatkan cintamu. Jika dia tidak pantas, dia juga tidak akan pantas mendapatkannya setahu, atau bahkan sepuluh tahun dari sekarang. Jadi, lepaskanlah dia…