Friday, January 28, 2011
Kegiatan dan Cara Meninggikan Badan
Saturday, January 1, 2011
Renungan Awal Tahun
Aku tertegun. Aku sekarang sedang tidak menjadi orang kantoran. Aku freelancer yang sedang merintis usaha saya di bidang layanan jaringan dan internet. Akhir tahun ini aku tidak terlalu sibuk karena operator Warnet minta libur. Evaluasi pastinya, sambil mereformasi kinerja operator yang kurang baik.
Tapi, aku sadar di tahun ini mengambil begitu banyak mengambil waktuku untuk bergelut dalam pekerjaan dan kesibukan duniawi.
Siang ini aku membuka sebuah blog di kontak saya, tentang Tsunami Aceh berikut video yang direkam oleh Cut Putri.
Saat itu rasanya aku hanya mampu diam. Tertegun lama menatap layar monitor. Merinding mengingat kejadian yang sangat dahsyat itu. Kematian masal dalam waktu yang sangat cepat... Merasakan kalau kematian begitu dekat...
Akhir tahun yang sangat memilukan. Siapa yang pernah tahu akan ada kejadian yang sangat dahsyat itu. Siapa menyangka, kalau tiap detik begitu berarti. Siapa menyangka justru peristiwa itu terjadi di akhir tahun. Ketika begitu banyaknya manusia dunia bersuka ria, bergembira untuk hanya menutup tahun mengikuti kebiasaan orang barat.
========== ***** ==========
Ya Allah, terimakasih Kau mengingatkanku. Mengingatkan kembali pada peristiwa yang begitu memilukan. Yang membuatku kembali berpikir dan menengok ke belakang. Betapa banyaknya cobaan dan ujian yang telah Kau berikan. Berbagai bencana merebak di penjuru negeri tercinta ini. Tragedi Tsunami, Letusan Merapi, Banjir Bandang di Wasior lumpur Lapindo, dan masih banyak lagi.
Ya Allah, terima kasih Engkau ingatkanku lagi pada berbagai peristiwa di dunia fana ini. Mengingatkanku kembali kepada kesemuan dunia ini.
Ya Allah, jangan jadikan hati hamba sekeras batu hingga tak sanggup lagi peka ketika menghadapi bencana.
Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini... Berilah kesempatan kepadaku hingga masih mampu terus memperbaiki diri dan belajar.
Wednesday, December 22, 2010
Saturday, December 18, 2010
Diary DepresiQ
Q menyusuri lorong bangunan bercat putih ini. Hari ini hujan turun tidak lagi. Lalu lalang kereta dorong membawa pasien membawa ingatanQ kembali ke beberapa bulan yang lalu . . . Bersama kenangan yang ungkit luka di hati. Luka yang harusnya dapat terobati dan Yang Q harap tidak pernah terjadi.
Q ingat saat Ayah pergi meninggalkan kami untuk selamanya, dan kami mulai tertatih untuk bertahan dari kelaparan. Hal yang tidak biasa buat aQ, namun harus aQ lakukan
Disaat Q belum menyadari, arti sebuah pemakaman. yang menghancurkan semua hal indah yang dulu pernah aQ miliki. Wajar bila saat ini, Q iri pada kalian yang hidup bahagia bersama ayah kalian dalam suasana indah dalam rumah. Hal yang selalu aQ bandingkan dengan hidupQ yang sekarang. Hanya harga diri dan demi perjuangan yang telah Beliau berikan yang membuatQ SEMANGAT untuk terus BERTAHAN
Mungkin sejenak dapat aku lupakan, dengan internet yang saat ini Q selami Atau menggoreskan tulisan di BlogQ. Apapun kan Q lakukan, karena Q ingin lupakan dan ingin membuktikan aQ mampu menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik.
Namun bila Q mulai kembali ke dunia nyata, dan tidak ada kesibukan maupun kegiatan yang harus aQ kerjakan, perihnya luka ini kembali Q rasakan.
Disaat Q mulai menyadari, betapa dulu Beliau sangat mencintaiQ. Hal yang tak pernah Q sadari, sampai beliau meninggalkan aQ sendirian....
Thursday, November 18, 2010
Sebaik-baik tempat berharap
Kita punya impian, keyakinan dan ikhtiar
Namun,
Ketika ketika harapan itu tak hadir
Do'a tak kunjung dikabulkan
Maka keyakinan pun kian sirna
Janganlah berhenti berharap, berdo'a dan berikhtiar
Bukanlah itu hal "terbaik"
Jika itu adalah hanya sebatas presepsi kita
Yang terbaik adalah setiap apa yang Allah berikan kepada kita
Karena kita tidak tahu apa yang terbaik untuk kita
Karena hanya Dia yang paling tahu
apa yang terbaik untuk kita
Sebaik-baiknya kehidupan adalah yang diRidhoi -Nya
Sebaik-baik pengharapan hanya kepada-Nya
Sebaik-baiknya tempat mengadu hanyalah Dia
SEbaik-baiknya manusia adalah yang mentaati dan mencintai-Nya
Sebaik-baik impian adalah ampunan dan surga-Nya
Sebaik-baik nikmat adalah memandang wajah-Nya
Tiada yang lebih indah dari Allah
