Sunday, July 15, 2012

hitsuke.blogspot.com

Melihat Sisi Lain Kehidupan

~✿ Mengapa Aku Di Lahirkan Di Keluarga Seperti Ini... ✿~


Jojo nama anak perempuan itu berumur sekitar 10 tahun dan bersekolah di sebuah sekolah elit di surabaya,karena memang orang tuanya cukup kaya seorang pedagang emas dan tingal di kawasan perumahan elit di kota Surabaya.Pertama megenalnya aku melihat ia adalah anak yang cerdas dan lincah dan sopan, namun terlihat kadang dalam keceriaan nya sorot mata kesedihan yang mendalam.

Suatu hari ayahnya yang merupahkan sahabatku bercerita ia sangat terpukul dan sedih karena secara tanpa sengaja mendengar jojo anaknya sedang berdoa; "ya Tuhan megapa engkau lahirkan aku di keluarga ini ? Hidupku hanya menjadi kehendak ibu dan bapakku ,mereka menilai aku hanya dari hasil ulanganku ,jadwal sekolah yang padat aku pulang mau main atau sekedar istrahat namun les piano,les matematika les bahasa ingris dan macam macam les harus kuikuti kata mereka biar besar nanti aku bisa jadi orang, sunguh ya Tuhan kulihat dan kudengar asiknya masa kecil dan gurauan dari temanku yang tak bisa kunikmati karena dirampas oleh kedua orang tuaku ,aku sekolah jam 7 dan pulang jam 11 malam setelah les les ku selesai, oh Tuhan kalau aku boleh meminta lahirkan lah aku ke keluarga lain."  Ayah nya bercerita padaku dengan berkaca kaca . 

Aku hanya bisa berkata : anakmu bukanlah anakmu yang sebenarnya, ia dititipkan oleh Tuhan untuk hidup dan menghiasi kehidupan di dunia ini dan sudah ada tugas Tuhan yang diemban olehnya, engkau hanya bisa mengarahkan ia sampai ia tau tugasnya di dunia ini, jangan kau paksa dia menjalankan tugas tugasmu yang belum engkau selesaikan pada masa muda mu, misal kamu gagal jadi dokkter dulu sekarang dengan kuasamu engkau ingin dia jadi dokter dengan segala tekanan dan tugas diluar kemanpuan fhisik dan otaknya maka engkau salah. Tugasmu hanya menbimbing dia sampai megerti cita dan tugasnya di dunia sesuai dengan kehendakNYA.

Salam buat jojo semoga engkau sangup menahan semua nya, dan suatu hari engkau akan menemukan tugasmu di dunia dan keindahan kehidupan akan menghiasi kehidupan mu. 

disadur dari : http://filsafat.kompasiana.com/2009/12/10/
oleh : Andy Dharma lahir: 17-10-1973, saat ini tinggal di Batam, berprofesi sebagai ahli therapis, juga mengajar THAI CHI I CHING dan MEDITASI

Friday, July 13, 2012

hitsuke.blogspot.com

Ini salah siapa ???

PT Solid Gold Berjangka Tolak Kembalikan Uang Nasabah

SEMARANG, suaramerdeka.com - PT Solid Gold Berjangka Semarang tidak bersedia mengembalikan uang nasabah yang menuntut pengembalian atas kerugian investasi di perusahaan berjangka tersebut. Alasannya, kerugian dalam transaksi perdagangan sudah menjadi risiko investor.
"Memang nasabah bersikeras uang investasi kembali, tapi itu tidak bisa kita penuhi. Namanya transaksi perdagangan pasti ada untung dan rugi. Mereka seharusnya tahu konsekuensi itu," kata Kepala Cabang PT Solid Gold Berjangka Semarang, Jackson, Rabu (11/7).
Menurut Jackson, selama ini pihaknya telah melakukan transaksi sesuai dengan standar operasional prosedur seperti simulasi, mendapat izin dari nasabah, dan prediksi. Selain itu perusahaan berjangka tersebut juga memberikan bukti rekening koran melalui email dan pesan SMS.
"Wakil pialang efek kami, Sri Mulyanti, sudah melakukan sesuai prosedur. Kami sudah menjelaskan semua termasuk risiko dan prosedur kepada nasabah," ujarnya.
Dari hasil mediasi tertutup yang telah dilakukan antara PT Solid Gold Berjangka Semarang, nasabah, dan LSM, pada 27 Juni 2012 pihaknya melihat ada kejanggalan. Sebab dari nama lima nasabah yang mengadu karena merasa dirugikan, hanya Ari Wibowo yang benar-benar nasabah PT Solid Gold Berjangka (SGB).
Marsidi yang saat itu datang bersama Ari Wibowo, ternyata ciri-ciri fisiknya tidak sama dengan nama Marsidi yang merupakan nasabah PT SGB. "Nama Marsidi memang benar terdaftar sebagai nasabah kami. Tapi setelah dilihat di media, ternyata orang yang mengaku bernama Marsidi tersebut bukan Marsidi nasabah kami," jelasnya.
Ditambahkan, tidak benar bila kerugian yang dialami nasabah mencapai Rp 2,5 miliar. Meski Ari Wibowo mempunya dua account untuk transaksi perdagangan emas berjangka di PT SGB, namun jumlah kerugian total hanya Rp 600 juta. "Soal dana yang digunakan Ari Wibowo berjumlah Rp 950 juta adalah hasil patungan bersama teman-temannya, kami tidak tahu dan bukan menjadi tanggung jawab Solid Gold," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, lima orang nasabah PT SGB Semarang, menuntut pengembalian uang investasi senilai Rp 2,5 miliar yang digunakan untuk perdagangan emas berjangka dikembalikan. Korban dari Wonosobo antara lain Wiwin Indarti Rp 250 juta, Endar Sugandi Rp 950 juta, Bowo Rp 100 juta, Ari Wibowo Rp 950 juta, dan Marsidi Rp 250 juta.
( Fani Ayudea , Hanung Soekendro / CN27 / JBSM )


 Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tertipu Rp 2,5 Miliar

SEMARANG, suaramerdeka.com - Modus penipuan berkedok investasi bursa berjangka dengan iming-iming keuntungan yang besar kembali terjadi. Lima orang nasabah PT Solid Gold Berjangka Semarang, hari ini mendatangi kantor perusahaan bursa berjangka tersebut di Rukan Pemuda Jl Pemuda. Mereka menuntut uang investasi senilai Rp 2,5 miliar yang digunakan untuk perdagangan emas berjangka dikembalikan.
Ari Wibowo, salah seorang korban mengaku dirugikan Rp 950 juta. Uang tersebut merupakan hasil patungan bersama rekan-rekannya yang berjumlah sepuluh orang, untuk berinvestasi di PT Solid Gold Berjangka Semarang.
Sejak bergabung menjadi investor pada akhir Desember 2011, karyawan perusahaan konstruksi di Wonosobo tersebut tak pernah mendapat penjelasan soal seluk beluk transaksi dari wakil pialang Sri Mulyanti. Seluruh transaksi online dilakukan oleh Sri Mulyanti bersama timnya. Ia hanya diminta menandatangani Buku Perjanjian PT Solid Gold Berjangka yang berisi aplikasi pembukaan rekening, dokumen pemberitahuan adanya risiko, perjanjian pemberian amanat, dan istilah-istilah dalam perdagangan berjangka.
"Saya pernah dihubungi, tapi kami tidak tahu berapa kali transaksi yang sudah dilakukan. Kami hanya dijanjikan transaksi di sini aman, prospek bagus, dan keuntungan sampai 15% lebih," ujarnya.
Ari Wibowo bersama rekan-rekannya mulai aktif bertransaksi sejak Januari 2012. Pada Januari ia mendapat keuntungan sebesar Rp 30 juta, dan di Februari mendapat Rp 40 juta. Namun pada Maret, tidak dapat bertransaksi karena transaksi terus mengalami minus dalam jumlah besar.
"Keuntungan yang kami dapat tidak imbang dengan jumlah investasi. Setelah kami minta transaksi ditutup, uang hanya kembali Rp 22 juta. Uang dinyatakan hilang. Saat ini kami hanya menuntut uang kembali," ujarnya.
( Fani Ayudea / CN32 / JBSM )


Dua artikel yang saya baca mengingatkan akan profesi saya 2 tahun silam. Sebenarnya jika terjadi kasus seperti diatas itu salah siapa? Salah marketingnya, wakil pialang atau nasabahnya?
Dari awal sudah di jelaskan adanya resiko kepada nasabah. Ketika menandatangani perjanjianpun nasabah tahu adanya resiko. Akan tetapi bila terjadi kerugian kemudian nasabah mengaku tidak paham dengan sistemnya, Ini salah siapa?????
Di sini saya mencoba obyektif, karena saya pun pernah berprofesi sebagai broker. Saya juga tidak ingin perusahaan pernah mengukir sejarah di kehidupan saya dilihat hanya sebelah mata saja. Dari awal para wakil pialang pasti sudah menjelaskan mengenai adanya resiko.
Namun saya pun tidak menyalahkan nasabah, siapa sih yang nggak kecewa. 100 juta adalah jumlah yang sangat besar. Dan perlu waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkannya. Adalah sangat wajar sekali jika mereka marah dan berang.
Dalam penyampaiannya para marketer dan wakil pialang tidak transparan, karena takut kehilangan 'mangsa' sehingga yang disampaikan hanya yang baik-baiknya saja sehingga nasabah tergiur.
Kalau saya boleh menyarankan, seharusnya kalau ingin kaya ya 'usaha'. Investasi yang tidak mengandung resiko besar. Untung sedikit-sedikit tidak mengapa asal continue. Daripada sekali untung besar setelah itu Nol Besar.

Tuesday, January 31, 2012

hitsuke.blogspot.com

Ketika Pengorbanan Orang Tua di Gadaikan Hanya Demi Kekasih

Banyak anak remaja sekarang yang akhlaknya sudah tidak bisa dikendalikan lagi.mereka selalu hidup berhura-hura demi kegengsian belaka. Yang paling parah dari kehidupan remaja zaman sekarang, katanya kalau ga punya pacar ga gaul.

Betapa miris lagi status mereka masih pelajar, tak jarang mereka membolos demi kekasihnya yang hanya sekedar untuk tongkrongan belaka dengan tanpa malu mereka memamerkan kemesraan dengan kekasihnya di khalayak umum tanpa merasa malu dengan seragam yang mereka pakai.

Padahal dirumah orang tua mereka mempunyai sejuta harapan setelah pulang sekolah nanti anaknya membawa segudang ilmu untuk bekal mencapai kesuksesan dikelak nanti dan beliau juga berharap anakny menjadi pandai dan sholeh.

Ya Allah, apa pantas harapan orang tua mereka digadaikan hanya untuk kekasihnya sampai mereka rela membolos sekolah. Asal mereka tahu, jika mereka melihat pengorbanan orang tua mereka demi anakny bisa bersekolah, mungkin mereka akan bersujud dan tiada hentinya berlinang air mata untuk memohon maaf atas perbuatan yang mereka lakukan.

Pengorbanan orang tua untuk anaknya tiada terkira.di sepertiga malam orang tua bermunajat kepada Allah, tidak lain dan tidak bukan hanya demi kebaikan anaknya.setelah fajar menjelang beliau mulai mencari nafkah terkadang hingga larut malam semua itu demi anaknya. Jika dirumah persediaan makanan sedikit, beliau rela tidak makan dan lebih memilih anaknya saja yang makan. Di dalam sholat 5 waktu beliau juga tidak hentinya mendoakan untuk anaknya. Ketika anaknya sakit beliau sangat cemas, khawatir dan sampai tidak bisa tidur karena memikirkan anaknya dan beliau juga tak henti-hentinya berusaha untuk memeriksakan anaknya meskipun uang tidak ada.

Mungkin kalau kita membicarakan tentang pengorbanan orang tua sampai kapanpun tak akan ada habisnya.dan camkan baik-baik semua yang ortu korbankan untuk kita itu karena demi masa depan kita.

Buat apa kita korbankan masa depan kita untuk kekasih yang tidak halal. Orang tua lebih penting yang harus paling utama kita bahagiakan.jangan sampai kita mengecewakannya hanya demi PACAR yang jelas ga ada masa depannya untuk kita.

Cinta orang tua tak terbatas untuk anaknya. Seburuk-buruk orang tua kita, Beliaulah yang melahirkan, membesarkan dan merawat kita dgn penuh kasih sayang. Ga ada org tua yang menginginkan kejelekan bagi anaknya, meskipun cara penyampaiannnya salah, bukan berarti beliau tidak sayang pada kita 
 
Jikalau boleh berkomentar atau sekedar share saja PACARAN itu menghabiskan waktu, menghabiskan uang, menghabiskan bensin, menghabiskan tenaga, barometer na ga syari'at,. Walau bertahun tahun pacaran, ga menjamin keutuhan pernikahan dan ga menjamin akan klop satu prinsip, ga menjamin semua na sesuai, dan buat yang masih seusia remaja atau ABG  Pacaran ga menjamin juga dia adalah suami/isteri kita. 

Sebelum kita menentukan imam tuk rumah tangga, selidikilah siapa lelaki itu dan tentu harus baik agamanya karena dia TIDAK AKAN membuat kita MENJADI ANAK DURHAKA tapi suami yang paham agamanya akan mendidik kita mnjadi istri yg solihah dan tetap mnjadi anak yg solihah ^^,"


Wednesday, December 21, 2011

hitsuke.blogspot.com

Asam Urat






Definisi Asam Urat

Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumzi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.

Penyebab Asam Urat 
Yang dimaksud dengan asam urat adalah kristal-kristal yang terbentuk sebagai hasil metabolisme zat purin (bentuk turunan dari nukleoprotein). Purin merupakan salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel semua makhluk hidup. Purin terdapat dalam tubuh kita, terdapat juga pada makanan yang berasal dari hewan dan tumbuhan (daging, jeroan, sayur, buah, kacang, dsb.). Selain itu, purin juga bisa dihasilkan dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi baik secara normal ataupun karena penyakit tertentu.
Saat kita mengkonsumsi makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup, zat purin yang terkandung di dalamnya ikut berpindah ke dalam tubuh kita. Makanan yang masuk akan diolah oleh tubuh, melalui proses metabolisme dan menghasilkan asam urat. Jadi setiap orang punya kadar asam urat dalam tubuh. Penyakit asam urat terjadi jika kadar asam urat berlebihan (karena purin yang masuk terlalu banyak). Tubuh manusia sudah menyediakan 85% senyawa purin untuk kebutuhan sehari-hari, yang berarti kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15%.
Dalam kondisi normal, asam urat yang dihasilkan akan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk urine dan feses (tinja/kotoran). Proses pembuangan ini diatur oleh ginjal, yang berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh. Namun jika kadar asam urat berlebihan, ginjal akan kewalahan dan tidak sanggup mengaturnya sehingga kelebihan kristal asam urat tersebut akan menumpuk pada sendi dan jaringan. Ini sebabnya persendian kita terasa nyeri dan bengkak.


 
Proses terjadinya penyakit asam urat:
  1. Konsumsi zat yang mengandung purin secara berlebihan
  2. Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat
  3. Kadar asam urat dalam tubuh meningkat, sehingga ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat
  4. Kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian
  5. Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku
Selain konsumsi makanan yang banyak mengandung zat purin, konsumsi alkohol juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit asam urat. Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang, sehingga asam urat tetap bertahan dalam peredaran darah dan menumpuk di persendian. Sebagai akibat asam urat, ginjal juga akan mengalami gangguan. Pada kasus yang parah, penderita sampai tidak bisa jalan karena persendian terasa sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos / mengalami pengapuran tulang.
 
Gejala Asam Urat
Nyeri sendi merupakan indikator utama asam urat, tapi rasa ngilu pada persendian banyak sebabnya, belum tentu disebabkan oleh asam urat. Berikut adalah sejumlah gejala yang patut Anda waspadai. Jika Anda merasakan tanda-tanda berikut, besar kemungkinan Anda terkena penyakit asam urat:

  • Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan membengkak dan berwarna kemerahan (meradang)
  • Biasanya persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari
  • Rasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang
  • Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan dan siku
  • Pada kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat bergerak  
Untuk memastikan, Anda harus melakukan pemeriksaan laboratorium. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl. Penyakit asam urat biasanya diderita pria berusia 40 tahun ke atas dan wanita yang sudah menopause. Sebagian besar penderita asam urat juga memiliki penyakit lain seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes atau penyakit ginjal. Faktor kegemukan (obesitas) juga sering dijumpai pada penderita asam urat.Jika penyakit asam urat dibiarkan tanpa pengobatan, maka dapat berkembang menjadi batu ginjal dan mengakibatkan gagal ginjal.
 
Pantangan Asam Urat
Penyakit asam urat disebabkan oleh menumpuknya kristal asam urat yang dihasilkan dari metabolisme zat purin. Oleh karena itu, untuk mengurangi kadar asam urat, Anda harus mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung zat purin. Berikut adalah contoh makanan yang menjadi pantangan bagi penderita penyakit asam urat: 
  • Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak
  • Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden
  • Ekstrak daging seperti abon dan dendeng
  • Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden)
  • Daging kambing, daging sapi, daging kuda
  • Bebek, angsa dan kalkun
  • Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping
  • Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung
  • Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental
  • Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa
  • Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega
  • Makanan kaya protein dan lemak 
Selain pantangan makanan di atas, penderita asam urat juga harus banyak minum air putih (terutama bagi mereka yang mempunyai batu ginjal). Air putih akan membantu mengeluarkan kristal asam urat dari dalam tubuh melalui urine. Kurangi konsumsi alkohol karena alkohol akan meningkatkan kadar asam laktat, yang menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine berkurang. Akibatnya, asam urat tertahan dalam peredaran darah dan menumpuk di persendian. Hindari juga minuman fermentasi seperti bir, wiski, anggur, tape dan tuak karena mengandung senyawa alkohol. Tips tambahan bagi penderita asam urat:
  • Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
  • Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry
  • Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
  • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
  • Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
  • Jangan minum aspirin
  • Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
  • Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
  • Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan

Tuesday, December 20, 2011

hitsuke.blogspot.com

✿~ Antara TAKDIR dan PILIHAN ~✿

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya sekitar bulan Juli aku pernah berdebat dengan salah seorang teman mengenai "Jodoh". Dia bersikeras kalau jodoh itu ada pada pilihan kita sendiri. Saat itu aku hanya diam karena aku belum punya referensi yang kuat. Di samping itu aku juga masih mencibir ucapan seseorang yang mengatakan bahwa jodohku sekarang ada bersamaku. Lhah? aku saja tidak tahu masa dia tahu.

Untuk diriku di abaikan saja, sekarang kita kembali ke masalah perdebatanku dengan seorang teman. Sebagai konselator harus bisa menyampingkan urusan pribadi. (✿◠‿◠)

Ulasan di bawah ini mungkin bisa menjelaskan atau mungkin bisa menengahi antara argumen dia dengan argumenku. Tapi maaf, jika aku menyampaikannya dari sudut pandang agama, bukannya bermaksud SARA lho...

Pernahkah kita bertanya jodoh itu takdir yang sudah di gariskan ??? atau Pilihan??

Jika jodoh itu takdir, kenapa Rasulullah menyuruh kita memilih?
Namun jika jodoh itu pilihan, kenapa kita tidak dapat bersatu dengan orang yang kita pilih jika takdir tidak menggariskan??  Serumit itukah masalah jodoh jika terus di pertanyakan?? Katanya jodoh adalah seseorang yang sudah tertulis namanya di Lauh Mahfuz jauh sebelum kita di ciptakan yang akan di takdirkan menjadi pendamping hidup kita. Tapi ada juga yang bilang bahwa jodoh itu bisa berubah seiring perubahan yang terjadi pada akhlak kita.

Seperti halnya rizki yang sudah di tuliskan di Lauh Mahfuz sana, jodoh juga harus di usahakan dengan ikhtiar dan do'a ,di cari dengan jalan halal. Karena seperti halnya rizki yang harus kita cari dengan pekerjaan halal agar rizki yang kita dapat itu membawa keberkahan untuk hidup kita, begitu pula jodoh. Jika ingin beruntung dan bahagia.

sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama, martabat, harta dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR Bukhari dan Muslim).

Begitupun kita sebagai wanita, ketika kita hendak memenerima tau memilih calon suami. Kita pun harus melihat agamanya (ketaqwaannya), agar dia bisa membimbing kita dan menjadi imam yang baik. Lalu bagaimana dengan mereka yang bercerai?  Katanya itu berarti jodoh mereka telah habis.

Dari sini aku mulai berfikir, otakku berputar mencari jawaban. Karena semakin kita mempertanyakan rahasia Allah. Hanya kan membuat kita semakin bingung.

Kesimpulan itu adalah:
Kita tetap di wajibkan "MEMILIH"  karena Rasulullah menyuruh kita memilih kalau kita mau bahagia dan beruntung dengan kriteria utama yang baik agamanya tentunya. Masalah dia berjodoh atau tidak dengan kita biarkan takdir yang memainkan peranannya. Tugas kita hanya berdo'a memohon yang terbaik dan berusaha melakukan yang baik sesuai pesan Rasulullah.

Rasulullah telah memberi petunjuk dan nasihat memilih pasangan hidup kepada kita. Jika setelah tahu kita tetap memilih yang berlawanan karena mengedepankan nafsu dan ego saja. Itu berarti kita telah memilih sendiri jalan hidup kita yang berlawanan dengan apa yang sudah Rasulullah anjurkan. Jadi jangan salahkan takdir, jangan salahkan Allah jika kamu terjebak ke dalam jalan kerugian. Karena kamu sendiri yang memilih.

Bukankah Allah sudah memperingatkan, Rasulullah pun sudah berpesan. Kita sendiri yang menentukan pilihan, walaupun hasil akhirnya tetap ada di tangan Tuhan, apakah mempersatukan dengan orang pilihan kita meskipun kita salah jalan, atau justru menggagalkan. Jika Allah menyatukan jangan berbangga dan merasa benar dulu, belum tentu Allah meridhai pilihan kita tadi bukan? Karena Allah hanya akan meridhai yang baik-baik saja. Tapi karena kasih-Nya, Dia mengabulkan apa yang kita usahakan, Dia mengizinkan semua itu terjadi, namun aku yakin di balik kehendak-Nya tadi, Allah pasti berkata.. "Inikah maumu? Inikah yang membuatmu bahagia? Inikah yang kau pilih? maka Aku izinkan semua maumu ini terjadi.. Namun kau juga harus mempertanggung jawabkan semua ini di akhirat nanti"

Di dunia Allah masih menyayangi semua hamba-Nya. baik itu yang bertaqwa maupun yang durhaka... Semua mempunyai hak yang sama. Tapi di akhirat? Jangan harap. Allah hanya akan mencintai hamba-Nya yang bertaqwa di dunia bukan yang selalu mendurhakai-Nya.

Jangan selalu menyalahkan takdir, apalagi menyalahkan Allah. Karena pada dasarnya kita punya bagian besar dalam menentukan jalan hidup kita. Bukankah kita sendiri yang memilih menjadi orang baik atau menjadi orang jahat? menjadi orang Jujur atau pendusta? menjadi oarng bertaqwa atau durhaka?
Jadi sekarang mau pilih mana?
Pilihan Rasulullah? atau Pilihan nafsu kita?
Beruntung atau merugi?
Ta'aruf atau pacaran?
Menyerah pada nasib atau berusaha memperbaiki nasib?
Menyerah pada cinta atau menyerahkan cinta ada-Nya?

Jangan selalu menjadi manusia yang pandai menyalahkan orang lain atas hal buruk yang terjadi dalam hidup kita, apalagi sampai menyalahkan Allah. Kita semua di anugerahi akal untuk berfikir, untuk menimbang apa saja kemashlahatan dan kemudharatan yang akan kita tanggung ketika kita hendak memilih atau melangakah.

So.. Jodoh RAHASIA ALLAH. Kita sebagai hamba hanya bisa mengikuti petunjuk-petunjuk-Nya agar bisa mencapai puncak keberuntungan. Ikhtiar dan do'a janganlah lupa .. dan tetap menjadikan pesan Rasulullah sebagai kriteria utama memilih dan menerima calon pendamping kita. Karena kehidupan tidak akan berakhir hanya di dunia. Ada kehidupan setelah ini yang lebih abadi, dan apa yang kita kerjakan di dunia inilah iyang menjdi penentu kebahagiaan kita di akhirat kelak.
Wallahu'alam Bi Shawab.

Disadur dari tulisan : Ameera 'Afya' Nurjannah
Izinkan Aku Menikah Tanpa Pacaran